PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tak Diizinkan Keluar Lapas, Tahanan di Bone Lihat Jenazah Anak dengan Cara Memiriskan

Home Berita Tak Diizinkan Keluar Lapa ...

Tak Diizinkan Keluar Lapas, Tahanan di Bone Lihat Jenazah Anak dengan Cara Memiriskan
Captured video unggahan akun Dudhy Photograf saat jenazah bayi Alga tiba di Lapas Watampone, Kabupaten Bone, Jumat (16/3). (facebook)

EKSPOSKALTIM.com, Bone - Sungguh malang nasib Syamsu Alam alias Alga, seorang tahanan di Lapas Watampone Kabupaten Bone, Sulsel.

Bagai jatuh ketibang tangga, seperti itulah gambaran cobaan hidup yang dialami Alga.

Ditengah ia menjalani hukuman atas kasus kriminal yang membelitnya, ia pun diharuskan berpisah dengan anaknya untuk selama-lamanya.

Anaknya yang baru berumur 1 tahun itu meninggal dunia karena sakit, lantaran harus berpisah dengan ayahnya yang mendekam di penjara.

Baca: Polres Bone Ajak Masyarakat Serukan Perlawanan Terhadap Hoax

Ironisnya lagi, Alga tak diberi ijin pulang untuk mengebumikan jenazah anaknya.

Alga hanya diberi ijin oleh pihak lembaga pemasyarakatan (Lapas) Bone untuk melihat jenazah anaknya yang terakhir kalinya, saat jenazah tersebut dibawa ke Lapas.

Hal itu terlihat dari video yang beredar di media sosial facebook, yang diunggah oleh akun bernama Dudhy Photograf pada Jumat (16/3/2018), sekira pukul 18.31 Wita.

Video yang berdurasi 2 menit 43 detik itu diberi caption #peluk tangisan di lapas watampone#yang sabar de alga.cuma bisa membawa mayatnya di lapas#

Dalam video tersebut, Alga yang mengenakan kopiah hitam berpakaian tahanan, terlihat sedang menunggu jenazah anaknya di depan pintu lapas.

Tak berselang lama, mobil ambulance jenazah pun tiba. Kemudian turun seorang perempuan dan pria membopong jenazah anak Alga yang dibalut sarung dan kain kafan.

Kesedihan Alga kian membuncah, isak tangis keluarga pecah tatkala tali pocong di bagian kepala jenazah dibuka, untuk Alga melihat anaknya yang telah terbujuk kaku.

Di depan jenazah sang anak, Alga terlihat berusaha tegar walau matanya nampak sembab.

Ia pun terlihat mencium jidat sang anak yang tengah berada dalam dekapan. Keluarga yang melihat berusaha menegarkan agar Alga tabah dan sabar menerima cobaan.

Baca: Dua Pencuri Sapi di Bone Ditangkap Polisi

Video ini kemudian viral. 16 jam usai video tersebut diunggah ke facebook, sudah mendapat 621 komentar dan 1.433 kali dibagikan.

Banyak tudingan miring terhadap Lapas Watampone menghiasi kolom komentar unggahan Dudhy Photograf tersebut.

Kenapa tidak ada Toleransi dr Pihak Lapak. Di T4 sy entah dy brsttus Tahanan a/ Napi ttp di beri izin pulang melihat keluarga yg meninggal dgn cara di kawal pegawai Lapas atau polisi sampai di t4 kedukaan dan peristirahatan trakhir. Apa Lg kalau Anak Kandung. Kalian punya Hati tidak. Bagaimana kalau itu di posisi kalian,” tulis akun bernama V Jhee.

Klaw pejabat pasti d ijinkan apapun alasanx ... karna mereka pux uang.... dan itu sdah realita yg terjdi indonesia..... sdh tdk bsa d pungkiri.... HUKUM INDONESIA TAJAM KE BAWAH ..... LEMBUT KE KALANGAN ATAS... NTAHLAH KATA APA YG TEPAT. SDAH BANYAK BUKTI,” celoteh akun Rendy Bone.

Innalillahi wainlillahi rojiun.... Tolong KA KANWIL MAKASSAR KONFIRMASI KE KA LAPAS WATAMPONE KENAPA SEHINGGAH TAHAN TIDAK DI IJIN KAN PULANG UNTUK MELIHAT ANAKNYA YANG SUDAH MENINGGAL... KAN BISA DI KAWAL UNTUK MELIHAT ANAKNYA YANG SUDAH MENINGGAL ... LUAR BIASA SANGAT TEGAH MELIHAT JENASA YANG DATANG MELIHAT AYAH NYA DI DEPAN LAPAS...,” ungkap Panca Andi Patadjangi.

Petugasnya mungkin manusia tak beriman berkiblat hanya pada aturan, kau Fikir slamanya kau hidup, niscaya kau juga akan dikafani dan saat itu anak mu pula yg dipenjara biar kau tau rasa roh mu melihat anak mu tdk dapat mengantar mu ke peristirahat terakhirmu, dasar tidak punya hati nurani tolong di Share biar dia dimutasi saja,” kesal Yulia Rosdiana Latief

Merasa lembaganya disudutkan, Humaz Lapas Watampone, Azhar pun angkat bicara. Menggunakan akun facebook bernama Azhar Jie, ia pun mengklarifikasi hal tersebut.

Tabe , sebelumki komentar kita cari tahu kebenaranx, yg bersangkutan bukan napi tapi tahanan, lapas sama sekali tidak punya wewenang untuk memberikan izin apalagi mengeluarkan tahanan, yg bersangkutan tahanan hakim jd pihak penahan yg berhak. Kami dr lapas bisa sj menolak u mempertemukan dengan mayat bayinya, tp karena alasan kemanusian maka memberikan kesempatan untuk bertemu dengan mayat anakx di dpn lapas,” tulis Azhar.

Klarifikasi Humas Lapas Watampone

Dikonfirmasi via telepon, Sabtu (17/3/2018) pagi tadi, Humas Lapas Watampone Kabupaten Bone, Azhar menjelaskan lebih lanjut bahwa status Alga ini tahanan hakim yang masih dalam proses persidangan. Sesuai aturan, Lapas tidak mempunyai wewenang terkait pengeluaran tahanan.

“Makanya kemarin, ketika kami ada laporan anaknya meninggal, kami sudah jelaskan prosedurnya. Bahwa silahkan menghadap ke hakimnya untuk ada penetapan, dan dari penetapan itu dieksekusi oleh jaksa. Cuman kami gak tahu lagi bagaimana pembicaraannya ini (keluarga Alga) dengan hakimnya,” pungkasnya.

“Sampai kemudian menjelang (waktu) Ashar itu, keluarganya dia (Alga) nelpon, bahwasanya dia tidak dapat izin. Akhirnya dia (keluarga Alga) mohon izin ke Lapas, kalau bisa dipertemukan (Alga dan jenazah anaknya) di depan,” sambungnya.

Atas alasan kemanusian, kata Azhar, maka pihaknya pun mengijinkan untuk bertemu di luar (halaman Lapas). “Sebenarnya sih Lapas kalau dapat izin (penahan), pasti dikeluarkan. Tapi izin tidak ada. Jadi kalau kami keluarkan, kami salah,” tandasnya.

Kata Azhar, pihaknya bisa saja dituntut oleh pihak penahan bila tetap saja nekat mengeluarkan tahanan tersebut pulang mengebumikan anaknya, tanpa ada izin tertulis dari pihak penahan.

“Jadi posisinya kemarin kami pasif. Kalau ada surat langsung kami buatkan. Cuman kan tidak ada,” imbuh Azhar.

Azhar mengungkapkan, Syamsu Alam alias Alga dititip di Lapas Watampone sejak 5 Oktober 2017. Ia diketahui terjerat kasus perkelahian yang menyebabkan lawannya meninggal dunia.

Berikut video memilukan saat jenazah bayi Alga tiba di Lapas Watampone:

(video youtube, dipublikasikan Justang Muh.)


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%50%0%50%
Sebelumnya :
Berikutnya :