EKSPOSKALTIM, Bontang – Walikota Bontang Neni Moernaeni beserta rombongan menggelar inspeksi mendadak (Sidak) dihari pertama kerja pasca libur hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah. Sidak ini digelar untuk mengecek tingkat kehadiran Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Non PNS dilingkungan Pemerintahan Kota Bontang, Senin (11/7/2016).
Selain Sidak, Walikota Bontang juga bersilahturahmi antar pejabat diwilayah Kota Bontang. Usai saling bersalaman dan saling memaafkan, Neni langsung melanjutkan Sidak, mengecek tingkat kehadiran pegawai usai libur Lebaran.
Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kota Bontang adalah kantor pertama yang disambangi Neni beserta rombongan. Kemudian, dilanjutkan ke Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Kantor Kecamatan Bontang Utara.
Dalam sidak, Neni menghimbau kepada PNS yang bertugas di Instansi tersebut agar bekerja dengan sebaik-baiknya. Kata dia, jangan menggunakan waktu bekerja dengan melakukan hak–hal yang tidak perlu.
“Jadi kapanpun kita harus siap, jika di perlukan,” tegas Neni, saat di kantor Kecamatan Bontang Utara.

Sidak Walikota beserta rombongan berakhir di Rumah Sakit Umum Daerah Taman Husada (RSUD) Bontang. Di tempat ini, pihaknya menyempatkan diri untuk melihat langsung kegiatan pelayanan kesehatan di UGD, dan Ruang Hemodialisa RSUD Taman Husada Bontang.
“Saya tadi sudah melakukan peninjauan langsung, untuk melihat tingkat kehadiran pegawai setelah libur lebaran. Alhamdulillah, secara sampling tingkat kehadirannya mendekati maksimal,” ujar Neni kepada Eksposkaltim.
Menurut Neni, tingginya tingkat kehadiran PNS tidak sekedar dibuktikan dalam absensi, namun juga sejalan dengan pelayanan kepada mayarakat.
“Di beberapa tempat yang kita kunjungi, kegiatan pelayanan kepada masyarakat sudah berjalan dengan baik,” paparnya.
Kendati demikian, Neni tak memungkiri ada sejumlah PNS yang tidak masuk kerja. Namun tidak seluruhnya bolos.
“Memang ada yang tak masuk, seperti sakit dan ijin penting. Sedangkan yang tidak masuk tanpa penjelasan, akan kita minta untuk diproses oleh masing-masing satuan kerjanya,” pungkasnya. (*)

