PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

SIAP HADAPI TANTANGAN MEA, BONTANG DAPAT PAKET PELATIHAN BERLIMPAH

Home Berita Siap Hadapi Tantangan Mea ...

SIAP HADAPI TANTANGAN MEA, BONTANG DAPAT PAKET PELATIHAN BERLIMPAH
Kiri kekanan, mulai dari urutan 4 : Bilher Hutahean, Neni Moerniaeni, Sofyan Hasdam, Yandri Dasa. (Eksposkaltim/Nirwana)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Pembukaan kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi Dipa Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda dan Program Pemagangan Dalam Negeri untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016, berlangsung meriah di Auditorium Eks Kantor Walikota Bontang, jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Senin (1/8/2016) pagi tadi.

Hadir dalam pembukaan ini Walikota Bontang Neni Moerniaeni, Kepala Disosnaker Bontang Abdu Safa Muha, kepala BLK Samarinda M Najib, Anggota Komisi I DPRD Bontang Bilher Hutahean dan Yandri Dasa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan, kegiatan yang diselenggarakan pagi ini adalah jawaban bahwa Bontang siap menghadapi tantangan masyarakat ekonomi asia (MEA).

“Sejak awal kemampuan-kemampuan yang dimiliki para Lembaga Pelatihan Khusus  (LPK) Kota Bontang sudah sangat kuat, karena sejak awal telah dibina oleh pemerintah Kota Bontang,” jelas Neni.

Neni menegaskan, dari keaktifan dan kepedulian para PLK (Pusat Latihan Kerja), pada tahun 2016 ini dipercaya membina 12 paket pelatihan.

“Alhamdulillah, kali ini dari antusias kita semua, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan kepercayaan paket pelatihan untuk pemerintah Kota Bontang dengan jumlah yang cukup banyak,” ujarnya.

Neni menyebutkan bahwa sebenarnya di Kementrian terdapat banyak pelatihan, salah satunya pelatihan jasa konstruksi tukang dan mandor yang dapat menerima sertifikat.

“Melalui pemerintah Kota Bontang, kami mengusulkan kepada Komisi Kalimantan Timur untuk meminta dana dekosentrasi. Karena kedepannya, kita akan melakukan pembangunan NPK Cluster,” pungkasnya

Ditegaskannya, sertifikasi bagi tukang dan mandor dinilai sangat perlu, karena ketentuan tersebut telah ada di Kementrian Umum untuk kemajuan ketenaga kerja, termasuk di Kota Bontang.

”Untuk pembangunan rumah susun yang ada di Kelurahan Guntung, dan rencananya juga akan dilakukan pembangunan rumah susun lagi di Kelurahan Tanjung Laut, pasti dengan bangunan seperti ini kita berbicara tentang tenaga kerja. Untuk itu, saya berharap agar nantinya dapat dikerjakan oleh tenaga kerja yang ada di Kota Bontang sendiri,” cetusnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :