EKSPOSKALTIM, Mahulu - Tak ingin seni budaya asli Dayak digerus oleh modernisasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu gencar melakukan promosi pentas seni. Bulan Anye, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disdikbud Mahulu mengakui saat ini untuk promosi seni budaya ke luar daerah masih terbilang minim.
Adapun promosi gencar dilakukan guna membangkitkan kembali gairah seni dan budaya khas suku Dayak tak hilang di mata masyarakat. Pun demikian warga akan banyak dilibatkan dalam kegiatan ini. "Saat ini kita terus maksimalkan promosi, salah satu usaha kita yaitu manfaatkan jika ada pentas seni di luar daerah," katanya saat ditemui di kantornya, Jum'at (24/3).
Dari promosi ia berharap budaya khas Dayak tetap terjaga dan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara ke Hulu Mahakam. "Biasanya kalau membuat kegiatan, kita juga selalu melibatkan pihak pariwisata sekaligus membantu kita melakukan promosi," ujarnya.
Ia menambahkan, upaya pengembangan dan pelestarian seni budaya ini, semua pihak dan Pemerintah Mahulu untuk tetap mendukung. Menurutnya, jika budaya mulai berkembang tidak hanya mengharumkan nama baik Disdikbud saja melaikan membawa nama baik Mahulu. "Sejauh ini apapun yang kita lakukan, Pemerintah selalu mendukung," pungkasnya. (adv)

