EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, secara resmi melantik Aji Erlynawati sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Bontang, di Pendopo Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Senin (25/11/2019).
Dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)Kota Bontang, acara pelantikan berlangsung khidmat.
Baca juga: Masyarakat Bontang Kuala Antusias Ikuti Karaoke Road Show Pupuk Kaltim
Aji Erlynawati yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang, terpilih usai lolos mengikuti lelang jabatan Sekda Bontang bersama 4 pejabat lainnya.
Pada tahapan berikutnya, Aji juga bersaing bersama dua calon lainnya yaitu Taviv Nugroho dan Sony Suwito, seperti yang tergambar dalam surat keputusan yang diterbitkan oleh Panitia Seleksi dari Provinsi Kalimantan Timur.
Aji Erlynawati menjadi Sekda definitif pertama yang dilantik Wali Kota Bontang di bawah kepemimpinan Neni Basri, setelah Sekda sebelumnya HM Syirajuddin lengser pada 10 April 2017 lalu. Selama masa kekosongan jabatan Sekda yang hampir 2,5 tahun, posisi Sekda dijabat pelaksana tugas mulai dari Artahnan hingga Agus Amir.
Dikatakan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, pengangkatan Sekda sudah sesuai dengan regulasi undang-undang yang berlaku, dan lolos dari hasil lelang jabatan Sekda Bontang yang diikuti oleh empat pejabat lainnya.
Neni juga berterimaksih kepada Plt Sekda Agus Amir yang hampir 1,5 tahun telah membantu Pemkot dalama menyusun anggaran.
Baca juga: Pupuk Kaltim Raih Penghargaan IFA s Industry Stewardship Award
Usai melantik, orang nomor satu di Kota Taman ini berpesan agar Aji Erlynawati bisa langsung bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya yang baru, salah satunya menyikapi kebijakan pemerintah pusat yang berencana menaikan iuran BPJS kesehatan.
"Kita ada juga ada masalah dengan rencana kenaikan iuran BPJS yang sebelumnya kita siapkan 16 miliyar rupiah pertahun, kalau memang jadi naik 100 persen, kita harus anggarkan 32 miliyar rupiah. Ini juga harus dijalani sama bu Iin (sapaan akrab Aji Elynawati).”
“Oleh karena itu tim TAPD bisa menjelaskan semuanya kepada bu Iin, agar program-program kita pemerintah Bontang bisa dijalankan sesuai regulasi, sehingga tidak melanggar regulasi yang sudah ditetapkan Pemerintah Republik Indonesia," ucap Neni.
Seusai dilantik, Aji Erlynawati menyatakan kesiapannya menjalankan amanah yang dipesankan serta untuk menjalankan 4 pakta integritas yang dibacakan.(*)

