EKSPOSKALTIM, Kutim - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kutai Timur (Kutim) menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk “Mempertegas Eksistensi Pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai Ideologi Bangsa dengan Semangat Gotong Royong” (28/2) esok pagi, di ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.
Acara yang hadiri, Kapolres Kutim AKBP Rino Eko, politikus muda sekaligus Ketua DPC PAN Kutim Bakri Hadi, dan Ketua Bela Negara Kutim Irwan sebagai pemateri.
Ketua Panitia Pelaksana, Zunaira Violensia, mengatakan beberapa tujuan dalam dialog tersebut guna meningkatkan semangat kebangsaan, dan memperkuat jati diri bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD sebagai ideologi bangsa.
Selain itu juga menjadi tonggak dimulainya upaya praktis merevitalisasi nilai-nilai kebangsaan Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD.
"Jadi manfaatnya, untuk inspirasi kaum muda-mudi untuk memegang teguh konsisten dalam menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya, Minggu (25/02) kemarin.
Selebihnya untuk meningkatkan kesadaran para kaum muda mudi khususnya di Kutim dalam membangun daerahnya secara holistik berdasar nilai-nilai Pancasila dan UUD sebagai ideologi bangsa.
"Tidak hanya buang-buang waktu hanya sekedar ngumpul," sambungnya. Lanjut Zunaira, tak hanya dialog kebangsaan yang akan disajikan, GMNI juga akan menggelar orasi ilmiah yang diisi Dandim 0909/Sangatta, Letkol Inf Setyo Wibowo.
Sekedar diketahui kegiatan ini direncanakan akan dihadiri sekitar 500 peserta dari mahasiswa, pelajar, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) serta sejumlah Komunitas yang ada di Kota Tambang.

