EKSPOSKALTIM, Samarinda- Sinar jingga matahari menghiasi ufuk timur langit Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (25/10).
Namun siapa menduga, langit yang indah itu menjadi duka bagi warga Desa Bangun Mulya, Waru.
Seorang bocah laki-laki, berusia belasan tahun, tewas setelah lehernya terikat tali dan tergantung-gantung di pohon.
Baca juga: Nasib Menggantung, Karyawan Blok Mahakam Ngadu ke DPRD Kaltim
Kejadian itu sontak mengagetkan warga Desa Bangun Mulya. Ramai warga berbondong-bondong datang ke lokasi kejadian untuk menyasikan langsung peristiwa tersebut.
Seorang warga yang namanya enggan diwartakan mengatakan, Bocah tersebut bernama Dwi Ramadhan Vradiva (15). "Dwi bersekolah di SMP 13 Waru," kata warga.
Belum diketahui persis apa penyebab kematian Dwi. Kata warga, polisi masih menelusuri apa dalih Dwi gantung diri. "Masih diselidiki polisi," kata warga tersebut.
Diketahui, jenazah Dwi telah dievakuasi oleh pihak berwenang ke Puskesmas Waru untuk divisum. Bahkan, informasi yang beredar, jenazah telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
VIDEO: Iklan Pesta Adat Pelas Tanah 2017 Kutai Timur
ekspos tv

