Bagaimana nasib turnamen sepak bola terbesar di dunia di tengah situasi geopolitik global memanas?
EKSPOSKALTIM, Jakarta - Penyelenggara Piala Dunia FIFA 2026 menegaskan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu kemungkinan besar tetap digelar sesuai jadwal, meski situasi geopolitik global memanas akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Kepala Operasional (COO) Piala Dunia FIFA 2026, Heimo Schirgi, mengatakan hingga saat ini belum ada alasan kuat yang dapat memicu penundaan turnamen empat tahunan tersebut.
“Pada dasarnya kami menanganinya hari demi hari dan pada waktunya kami akan memiliki resolusi. Dan, Piala Dunia akan tetap berlangsung, bukan? Piala Dunia terlalu besar dan kami berharap semua orang yang sudah lolos kualifikasi dapat berpartisipasi,” kata Schirgi, dikutip dari Associated Press, dikutip Rabu (10/3).
Menurut dia, panitia penyelenggara terus memantau perkembangan situasi global sambil berkoordinasi dengan mitra federal serta sejumlah lembaga internasional untuk mengevaluasi kondisi yang berkembang.
Ia juga mengungkapkan bahwa FIFA masih menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Iran guna memperoleh informasi terbaru terkait situasi di negara tersebut.
“Bila saya memiliki bola kristal, saya bisa memberi tahu Anda sekarang apa yang akan terjadi, tetapi jelas situasinya sekarang terus berkembang,” ujarnya.
Meski demikian, Schirgi tidak membeberkan secara rinci hasil pembicaraan dengan pihak federasi Iran. Ia berharap seluruh negara yang telah memastikan diri lolos ke putaran final, termasuk Iran, dapat berpartisipasi tanpa hambatan.
Menurut Schirgi, di tengah meningkatnya ketegangan global, Piala Dunia justru dapat menjadi ruang yang mempertemukan berbagai bangsa. “Mengingat keadaan dunia terkini, turnamen ini menjadi kesempatan besar untuk menyatukan semua orang,” katanya.
Ia menambahkan daya tarik global Piala Dunia selama ini terbukti mampu mempertemukan berbagai negara dan budaya dalam satu perhelatan olahraga. “Bagi Anda yang belum pernah menyaksikan Piala Dunia, ini menjadi momen istimewa karena benar-benar bersifat global dan bisa menyatukan semua orang. Kita sudah menyaksikannya di Qatar, Rusia, dan di mana-mana. Orang-orang kagum betapa internasionalnya seluruh acara ini,” ujar Schirgi.
Piala Dunia FIFA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen ini akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara dari enam konfederasi. Selain itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah, ajang ini akan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.


