EKSPOSKALTIM, Mahulu - Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) seperti akses jalan yang terus dilakukan pembenahan, tentu membuat masyarakat daerah ini bersuka ria.
Namun disisi lain, kecemasan kembali dirasakan masyarakat yang melintas di sepanjang jalur Jalan Poros Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, jalur menuju kantor Pemerintahan Kabupaten Mahulu.
Pasalnya, sepanjang jalan tersebut terdapat bekas gunung yang dikeruk, sehingga tanah dan pohon di pinggir jalan sangat riskan terjadinya longsong dan pohon tumbang.
Ali misalnya, warga yang tiap harinya melintasi di jalan itu mengungkapkan peristiwa yang ia alami pasca hujan membasahi kawasan ini. Dimana beberapa hari lalu, ia nyaris tewas tertimpa pohon tumbang di jalan tersebut.
"Sekitar 3 hari yang lalu saya lewat jalan itu, saya nyaris tertimpa pohon yang tumbang dari atas bukit. Bukan hanya pohon yang berbahaya di jalan itu, batu besar yang sering jatuh dari atas bukit karena tanahnya mulai longsor, sangat rawan," pungkas Ali, Jumat (4/11).
Terkait kecemasan warga tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Mahulu Novita Bulan mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan rapat dengan dinas terkait membahas permasalahan ini .
"Kami sudah rapat dengan pihak terkait untuk segera dilakukan lelang, agar segera dikerjakan sebelum ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi ke warga yang melintas, karena jalan itu adalah jalan utama ibukota Kabupaten Mahulu," pungkasnya.(Adv)

