Balikpapan, EKSPOSKALTIM - Aktivitas angkutan penumpang di Kalimantan Timur menunjukkan lonjakan tajam pada Juni 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat kenaikan signifikan pada penumpang pesawat domestik, kapal laut, hingga volume barang yang diangkut. Tren ini menjadi sinyal kuat pulihnya mobilitas dan ekonomi daerah.
Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, mengatakan lonjakan terjadi hampir di semua pintu masuk utama. “Angka ini menunjukkan mobilitas masyarakat kembali meningkat, didukung oleh kenaikan di hampir seluruh pintu masuk, baik udara maupun laut,” ujarnya dikutip dari laman resmi BPS Kaltim.
Jumlah penumpang pesawat domestik pada Juni 2025 tercatat 252.866 orang, naik 24,95 persen dibanding bulan sebelumnya. Bandara Sepinggan-Balikpapan menjadi jalur tersibuk dengan 198.800 penumpang atau 78,62 persen dari total penumpang domestik, disusul Bandara APT Pranoto-Samarinda. Sebaliknya, penumpang internasional turun tajam 49,16 persen di bulan yang sama, meski secara kumulatif Januari–Juni naik 24,60 persen dibanding periode tahun lalu.
Angkutan laut dalam negeri juga mencatat kenaikan. Penumpang kapal pada Juni 2025 mencapai 62.902 orang, naik 2,67 persen dari Mei. Pelabuhan Samarinda melonjak 75,97 persen, Pelabuhan Bontang-Lhok Tuan naik 51,29 persen, sementara Pelabuhan Semayang-Balikpapan justru turun. Jika dihitung sejak Januari, total penumpang kapal laut dalam negeri naik 38,20 persen dibanding semester pertama 2024.
Kenaikan tidak hanya terjadi pada penumpang. Volume barang yang diangkut lewat laut pada Juni 2025 melonjak 13,88 persen menjadi 9.677,86 ribu ton. Lonjakan terbesar terjadi di Pelabuhan Tanah Grogot (56,86 persen), Semayang (52,52 persen), dan Sangatta (22,16 persen). Pelabuhan Kuala Samboja menjadi pengangkut terbesar, mencapai 2.406,14 ribu ton atau 24,86 persen dari total barang.

