Banjarbaru, EKSPOSKALTIM – Polda Kalimantan Selatan menyatakan bertanggung jawab atas kecelakaan maut yang melibatkan mobil patroli Unit K-9 Direktorat Samapta.
Insiden ini menewaskan seorang pelajar SMK berinisial MIR di Jalan Ahmad Yani Km 21, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Minggu (27/7) pagi.
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan pihaknya telah menemui keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus bentuk tanggung jawab institusi atas kejadian tersebut.
"Korban tertabrak mobil dinas patroli K-9 yang tengah melaju ke Banjarmasin untuk melakukan pengamanan sterilisasi Gereja," ujar Adam.
Dijelaskan, kendaraan dinas itu ditumpangi empat anggota polisi dan datang dari arah Banjarbaru. Saat melintas di lokasi kejadian, kata Adam, motor yang dikendarai korban mendadak berpindah jalur dari kiri ke kanan untuk berbelok di u-turn. Saat itu korban tidak menyalakan lampu sein.
"Korban tertabrak dan meninggal di tempat," lanjut Adam.
Polda Kalsel menegaskan akan menindak jika ditemukan kelalaian anggota dalam insiden ini. Penanganan kasus dilakukan bersama Satlantas Polres Banjarbaru dan Ditlantas Polda Kalsel.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui belum memiliki SIM, tidak mengenakan helm, dan masih dalam tahap belajar mengendarai sepeda motor. "Jarak rumah korban ke lokasi kejadian hanya sekitar 100 meter."

