PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Mengurai Upaya Kaltim Mencegah Banjir dan Longsor

Home Berita Mengurai Upaya Kaltim Men ...

Kalimantan Timur bersiap menghadapi puncak cuaca ekstrem pada akhir tahun. BPBD Kaltim menggerakkan koordinasi lintas sektor untuk merespons potensi banjir dan longsor yang diprediksi meningkat. 


Mengurai Upaya Kaltim Mencegah Banjir dan Longsor
FOTO ilustrasi: Bontang Post

EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi basah yang diprediksi naik pada akhir tahun.

“Kami menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarpihak dalam penanganan bencana, serta memaksimalkan peran BPBD menghadapi potensi banjir dan longsor,” kata Analis Kebijakan BPBD Kaltim Sugeng Priyanto di Samarinda, Selasa.

BPBD telah menggelar rapat koordinasi teknis bersama Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan organisasi perangkat daerah terkait. Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi banjir dan longsor meningkat pada periode Desember hingga Februari.

Sugeng meminta pemerintah kabupaten dan kota tidak ragu menetapkan status darurat bencana jika dampak di lapangan meningkat. Penetapan status dinilai penting untuk mempercepat koordinasi dan mobilisasi bantuan dari provinsi maupun pusat.

Ia mencontohkan penanganan banjir di Mahakam Ulu yang lebih cepat setelah status darurat ditetapkan, sehingga bantuan logistik dari BNPB dan pihak swasta dapat segera disalurkan.

Dalam skema penanganan, Dinas Sosial disiagakan untuk mendirikan dapur umum dan tenda pengungsian, sementara Dinas Kesehatan memastikan ketersediaan obat-obatan dan layanan kesehatan di lokasi bencana.

Sugeng mengimbau warga tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menyumbat aliran air di permukiman padat. Warga di daerah berkontur tanah labil juga diminta waspada dan menghindari tinggal di titik rawan longsor.

Ia mengingatkan potensi cuaca ekstrem yang kerap muncul tiba-tiba pada masa peralihan musim. Selain banjir, angin puting beliung dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) juga perlu diwaspadai seiring perubahan pola cuaca.

BPBD turut mendorong upaya jangka panjang berupa penanaman kembali vegetasi di lahan kosong untuk menjaga fungsi resapan air. Edukasi kebencanaan melalui media massa juga diminta terus diperkuat agar masyarakat tetap tenang namun waspada saat menghadapi kondisi darurat.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :