EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Lurah Guntung Ida Idris mengecam aksi tidak terpuji yang dilakukan oknum warganya, yang menangkap ikan menggunakan bahan kimia atau racun.
Diberitakan sebelumnya, ulah oknum warga yang meracun sungai untuk mendapatkan ikan terjadi pada Rabu, 28 April 2021 petang. Berdasarkan video yang beredar, tampak sekelompok anak muda tengah mengumpulkan udang yang diduga hasil dari meracun Sungai Guntung.
Baca juga : Gunakan Sistem ETLE, Penerapan Tilang Elektonik di Bontang Ditarget Mei
Kepada media ini, Ida mengaku baru menerima laporan terkait aksi itu. Ia menyayangkan aksi oknum warga yang dapat merusak ekosistem sungai.
"Tidak hanya udangnya saja yang teracuni, tapi ikan lainnya juga. Ini dapat merusak ekosistem sungai," kata Lurang Guntung Ida Idris saat ditemui di Kantornya, Kamis (29/04/2021).
Lebih lanjut, ia akan melakukan kroscek dengan bagian Trantib dan Bhabinkamtibmas guna mengetahui kebenaran informasi tersebut.
Berita terkait : Parah! Sungai Guntung Kembali Diracun, Polisi Diminta Usut Pelaku
Agar hal serupa tidak terulang, ia akan melakukan penyuluhan atau sosialisasi kepada warga, tentang bahaya yang ditimbulkan jika menangkap ikan dengan cara diracun atau strum, bukan saja membahayakan diri sendiri, juga dapat merusak ekosistem yang ada di sungai.
"Kalau bisa menangkap ikannya dengan cara dipancing atau dijaring, itu lebih ramah lingkungan," imbuhnya.

