Seorang warga Kutai Kartanegara yang melompat dari kapal penumpang rute Surabaya–Kalimantan Timur ditemukan meninggal dunia di perairan Teluk Adang, Kabupaten Paser, setelah pencarian oleh tim SAR gabungan.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Tim pencarian dan pertolongan dari Kantor SAR Balikpapan menemukan seorang penumpang kapal yang sebelumnya dilaporkan melompat di perairan Kalimantan Timur.
Korban diketahui bernama Saiful Bakri (43), warga Desa Bunga Putih, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara. “Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Komandan SRU Kantor SAR Balikpapan, Bongga Losong, Rabu (18/3).
Peristiwa bermula saat korban yang merupakan penumpang KM Damai Lautan Nusantara melompat dari kapal di perairan Teluk Adang, Kabupaten Paser, pada Selasa (17/3) sekitar pukul 20.20 Wita.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat berdiri di bagian railing kapal sambil menatap laut sebelum akhirnya melompat.
Awak kapal yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pencarian awal selama sekitar dua jam di sekitar lokasi jatuhnya korban, sebelum melaporkan insiden itu kepada tim SAR.
Operasi pencarian dilanjutkan pada Rabu pagi dengan apel dan pengarahan pada pukul 07.00 Wita, sebelum tim bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di perairan Teluk Adang sekitar pukul 10.00 Wita, tim SAR gabungan langsung melakukan penyisiran dengan radius pencarian hingga 2 nautical mile (NM).
“Korban ditemukan pada pukul 11.00 Wita di koordinat sekitar 2,45 NM dari lokasi kejadian,” kata Bongga.
Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi menuju Pelabuhan Semayang dan tiba sekitar pukul 13.30 Wita. Selanjutnya, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, seluruh unsur SAR kemudian melaksanakan evaluasi dan sepakat mengusulkan penghentian operasi pencarian. Operasi ini melibatkan tim gabungan dari Kantor SAR Balikpapan, unsur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, Polairud, BPBD Balikpapan, KSOP Balikpapan, serta instansi terkait lainnya, dengan dukungan peralatan laut, penyelaman, komunikasi, dan medis. (Ant)


