EKSPOSKALTIM, Bontang - Guna mewujudkan misi Wali Kota menjadikan Bontang sebagai Green City, Smart City dan Creative City, Kelurahan Bontang Kuala Launchingkan program Kawasan Kelurahan Bersih Tanpa Sampah (KBTS), Senin (7/11) pagi tadi.
Acara launching yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Bontang Kuala ini, dihadiri langsung Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, kepala Instansi Pemerintah Kota Bontang dan sejumlah tokoh masyarakat Kelurahan Bontang Kuala.
Lurah Bontang Kuala Eko Mashudi dalam acara launching ini menegaskan, pihaknya bersama segenap masyarakat Bontang Kuala siap berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan ini.
"Dalam kesempatan ini, kami selaku pemerintah di wilayah Bontang Kuala memiliki tekat yang tumbuh dari masyarakat, untuk mewujudkan kawasan Kelurahan Bersih Tanpa Sampah," tegas Eko.
Sementara itu, Walikota Bontang Neni Moerniaeni meminta agar komitmen tersebut bisa diwujudkan, sehingga kedepannya Kelurahan Bontang Kuala dapat menjadi contoh bagi kelurahan lainnya untuk menerapkan hal serupa.
"Sengaja saya mengumpulkan seluruh Lurah se-Kota Bontang untuk hadir pada kesempatan hari ini, dikarenakan Kelurahan Bontang Kuala sudah berkomitmen untuk lingkungan ini akan bebas dari sampah," imbuh Neni.
Dijelaskan Neni, dalam upaya meminimalisir sampah yang ada, bisa dengan cara membakar maupun mendaur ulang menjadi bahan atau barang yang bermanfaat.
"Sampah bukan hanya saat menumpuk saja, melainkan sampah juga bisa kita daur ulang menjadi barang yang berharga. Saya bermimpi bahwa dari sampah ini nantinya banyak kreatifitas yang mampu dihasilkan, dan hal ini sesuai dengan visi misi Pemerintah Kota bontang yaitu smart city," tungkasnya (*)
Selain Walikota Bontang dan Lurah se-Kota Bontang, hadir pula dalam kegiatan antara lain Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Agus Amir, Kepala Dinas Kesehatan Indriati, serta seluruh RT dan tokoh masyarakat di Kelurahan Bontang Kuala.

