EKSPOSKALTIM, Bontang- Warga Rukun Tetangga (RT) 33, Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, mengeluhkan adanya tumpukan sampah di trotoar jalan yang ada di kawasan Berebas Tengah ini. Pasalnya, pengangkutan sampah yang lambat, mengakibatkan sampah menumpuk hingga mengeluarkan aroma yang tidak sedap.
"Saya selalu menghimbau kepada warga saya agar tidak membuang sampah sembarangan, karena di RT 33 ini sudah tersedia 15 unit tempat sampah yang disimpan dibeberapa titik tertentu," ujar Ketua RT 33 Juaidil, saat ditemui dikediamannya, Jalan Sultan Hasanuddin, Gang Tipalayo, Kamis (02/06/2016).
Menurut Juaidil, penumpukan sampah tersebut menganggu aktifitas sejumlah warga karena mengakibatkan bau yang tidak sedap (busuk, red), dan juga dapat berdampak pada kesehatan serta menganggu keindahan Kota.
"Sebenarnya warga sangat terganggu dengan penumpukan sampah itu, tapi mau gimana lagi. Pengangkutan yang telat itu mengakibatkan sampah menumpuk dan jadi busuk. Ini juga berdampak pada kesehatan kalau dibiarkan begitu saja, apa lagi kan salah satu misi Pemerintah Kota Bontang yang baru ini menjadikan Bontang sebagai Kota Green City, jadi kami mengharapkan segera ada penanganan," singkatnya

