EKSPOSKALTIM, Kutim- Kuota jemaah haji asal Kutim tahun ini mengalami kenaikan sebesar 6,93 persen atau bertambah 35 orang dari jatah tahun lalu. Dengan penambahan kuota ini, Kutim dapat memberangkatkan jemaah ke tanah suci sebanyak 178 orang.
Peningkatan kuota ini harus disikapi bijak Kementerian Agama Kutai Timur. Apalagi jika penambahan terus naik dari tahun ke tahun. Kemenang diminta lebih memprioritaskan masyarakat yang belum pernah berhaji.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Angga Redi Niata, Jumat (24/03).
“Pasti sudah ada banyak antrean. Tapi dengan penambahan itu, pemerintah melalui dinas terkait perlu tegas agar memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum pernah. Jangan sampai ada yang berangkat sampai 2 atau 3 kali," paparnya.
Menurut Angga, sangat disayangkan jika penambahaan kuota haji tersebut tidak memberikan ruang bagi masyarakat yang belum pernah menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
“Ini hanya saran dari kami. Karena sayang ada penambahan kalau yang berangkat juga sudah pernah. Yang belum ini yang harus diutamakan,” pintanya. (adv)

