EKSPOSKALTIM, Bontang - Kegiatan unik dilakukan siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Bontang usai Ujian Nasional (UN). Untuk mempersiapkan kegiatan perpisahan mereka menjual baju bekas layak pakai hasil sumbangan berbagai pihak.
Husen, Ketua Panitia mengatakan tujuan dari kegiatan ini untuk memperoleh keuntungan dari berjualan baju bekas, yang nantinya akan digunakan untuk kebutuhan seremonial perpisahan.
"Kami dari temen-temen angkatan kelas XII ingin berpartisipasi terhadap kegiatan perpisahan nanti, yang jelas dari usaha kita sendiri," katanya, Sabtu (15/4) siang.
Ia mengaku, baju-baju bekas tersebut diperoleh dari sumbangan teman seangkatannya dan beberapa juga dari guru sekolah. "Karena untuk dijual kembali kami pilah yang masih layak pakai," paparnya.
Satu potong baju dipatok mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. Menyesuaikan dengan kualitas dan kondisi pakaian tersebut. "Kalau masih bagus dijual 10 ribu, dan itu tidak hanya baju saja celana, sarung, atau selendang juga ada," ujarnya.
Sekedar diketahui pakaian tersebut telah dijajakan sejak, kemarin (15/4). Lapak dibuka mulai dari pagi hingga sore hari, yang dijaga oleh puluhan siswa-siswi kelas XII SMA 2 Bontang.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Bontang Sumariyah mengapresiasi kegiatan yang dinilai positif ini. Sumariyah memandang kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kemandirian siswa dan siswi dalam menyelenggarakan kegiatan.
Ia menyampaikan kegiatan tersebut murni dari ide para pelajar. Para guru, kata Sumariyah, juga melihat budaya ini lebih baik jika dibandingkan mencorat-coret baju usai ujian.
"Kita sebagai guru hanya berfungsi sebagai pendidik dan pengawas, artinya menjamin siswa dan siswi tidak melakukan tindak pelanggaran," tutupnya.

