Di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan turun langsung ke Kilang Pertamina Balikpapan untuk memastikan pasokan BBM nasional tetap aman jelang Idul Fitri.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meninjau operasional Kilang Pertamina Balikpapan guna memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah potensi gangguan pasokan global.
Kunjungan tersebut difokuskan pada proyek RDMP Balikpapan yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan berperan penting dalam menjaga suplai bahan bakar minyak (BBM). “Kedatangan saya ke sini untuk meninjau seberapa jauh operasional PSN RDMP Balikpapan sebagai bagian dari urat nadi ketahanan energi nasional,” ujar Djamari dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (4/3).
Ia menegaskan pemerintah saat ini memberi perhatian serius pada ketersediaan BBM, terutama untuk mengantisipasi dampak konflik di Timur Tengah serta lonjakan kebutuhan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Untuk itu, Djamari meminta seluruh pemangku kepentingan, mulai dari aparat keamanan, BUMN, hingga pemerintah daerah, memastikan distribusi dan infrastruktur energi tetap berjalan aman.
“Pangdam dan Kapolda agar pelihara dan tingkatkan keamanan wilayah. Jalur laut agar dijaga ketertibannya sehingga tidak ada kejadian atau kecelakaan yang merusak jalur pipa minyak,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, ia juga meninjau fasilitas kilang dan menerima paparan dari Direktur Utama PT Kilang Pertamina Balikpapan Bambang Harimurti terkait progres proyek dan kondisi pasokan energi.
Bambang melaporkan bahwa progres RDMP Balikpapan telah mencapai lebih dari 97 persen dan produksi berjalan stabil untuk mendukung kebutuhan nasional. Ia juga memastikan bahwa operasional kilang tidak terdampak langsung oleh konflik Timur Tengah karena sumber minyak mentah berasal dari dalam negeri dan kawasan Asia Tenggara.
“Kilang Balikpapan tidak secara langsung terpengaruh dengan terganggunya pasokan minyak dari Timur Tengah, karena sumber minyak mentahnya bukan dari sana,” ujarnya.
Meski kondisi pasokan saat ini dinyatakan aman, pihak kilang tetap menyiapkan langkah antisipatif dengan meningkatkan cadangan guna menghadapi potensi dinamika global. Pemerintah berharap kesiapan tersebut mampu menjaga stabilitas pasokan BBM, khususnya pada periode meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. (Ant)


