EKSPOSKALTIM, Samarinda - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim meminta peran aktif masyarakat untuk mengawasi setiap proyek pembangunan yang dilakukan pemerintah.
Kepada masyarakat, anggota Komisi III DPRD Kaltim Herwan Susanto, meminta agar melaporkan setiap hasil pembangunan dengan kualitas yang rendah.
Hal itu dilakukan sebagai antisipasi dini sejumlah hasil pembangunan yang rusak sebelum dipakai masyarakat. Pantauan pihaknya, saat ini, banyak infrakstruktur jalan yang usianya tidak lebih dari enam bulan sejak dipakai masyarakat.
“Bila pembangunan bisa dilaksanakan efektif dan efisien, pasti pembangunan di Kaltim ini tidak lagi seolah-olah berjalan di tempat. Perbaikan dan kemajuan terwujud secara lebih signifikan. Kesejahteraan masyarakat Kaltim bisa tercapai dalam waktu lebih cepat,” ujar ketua Fraksi Hanura DPRD Kaltim ini.
Ia meminta kepada pemerintah untuk berani mengevaluasi proyek multiyears contract (MYC) yang pengerjaannya tidak sesuai terget, serta mengeluarkan biaya yang tak sedikit.
Kata dia, pemerintah bersama pihak ketiga sebagai pelaksana pembangunan, harus memiliki sikap dan niat dalam melaksanakan pembangunan yang selama ini dianggap mengabaikan kualitas pembangunan.
“Dampak yang ditimbulkan pun begitu luar biasa, terutama jika tidak melalui proses serta mekanisme perincian matang di dalam pengerjaannya. Imbasnya tentu kepada seluruh rakyat Kaltim,” ujarnya. (adv)


