PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kapal Feri Tenggelam di Kaltim, Mobil-Mobil Ikut Karam

Home Berita Kapal Feri Tenggelam Di K ...

Kapal feri Fatimah 2 tenggelam di jalur penyeberangan Sebulu–Tenggarong, Kutai Kartanegara, saat membawa tiga kendaraan roda empat. Seluruh penumpang selamat, namun muatan tak terselamatkan.


Kapal Feri Tenggelam di Kaltim, Mobil-Mobil Ikut Karam
Sedikitnya tiga mobil karam bersama kapal feri Fatimah di perairan Sirbaya-Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM, Tenggarong - Kapal feri penyeberangan Fatimah 2 karam di jalur Sirbaya–Sebulu, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Insiden terjadi di tengah lintasan sebelum kapal akhirnya menepi dan tenggelam di perairan sekitar jalur penyeberangan.

Detik-detik sebelum karam sempat terekam dalam video yang beredar di warga. Kapal berwarna hijau tosca dan biru itu terlihat mulai miring perlahan, lalu kehilangan keseimbangan hingga akhirnya tenggelam.

Di atas kapal, terdapat tiga kendaraan roda empat yang ikut terendam. Sebuah truk kuning berada di bagian belakang, sementara di bagian tengah terdapat pikap bermuatan sembako. Di sisi depan, satu unit pikap lain mengangkut ayam hidup yang rencananya dibawa ke pasar. 

Kepala Seksi Operasi Basarnas Balikpapan, Endro Sasmita membenarkan informasi tersebut. "Benar, kejadiannya tadi sore dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa," jelas Endro dihubungi Ekspos Kaltim.

Feri tersebut memang diperuntukkan khusus mengangkut kendaraan roda empat dalam layanan penyeberangan rutin dari Desa Sebulu Ulu menuju Tenggarong. Kapal berangkat melalui lintasan penyeberangan yang biasa dilayani Feri H. Muhammad, sebelum akhirnya mengalami insiden di tengah perjalanan.

Sebelum petugas tiba di lokasi, warga sekitar telah lebih dulu bergerak memberikan pertolongan awal kepada para penumpang. Situasi paling genting terjadi saat kapal mulai kehilangan keseimbangan di tengah sungai, memicu kepanikan singkat di atas dek. Beruntung, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum kapal sepenuhnya tenggelam.

"Kejadian di pinggir sungai, jadi korban bisa segera dievakuasi oleh operator feri yang lain," tambah Endro. 

Proses evakuasi kendaraan dijadwalkan dilakukan setelah waktu magrib dengan menunggu dukungan peralatan teknis untuk mengangkat tiga unit mobil yang masih berada di dalam kapal. "Sore tadi evakuasi sudah dilakukan terhadap muat 3 unit mobil yang tenggelam bersama feri," sambungnya.

Hingga berita ini diturunkan, penanganan masih berlangsung di lokasi. Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti tenggelamnya feri, dan proses penyelidikan masih berjalan.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :