Hari ini, mayoritas wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan diprakirakan berada dalam kondisi berawan hingga berawan tebal. Namun BMKG mengeluarkan peringatan khusus.
EKSPOSKALTIM, Samarinda – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal sepanjang Senin (10/8).
Dalam prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG, Kota Samarinda berpotensi mengalami kondisi udara kabur. Sementara itu, Banjarmasin diprediksi berada dalam kondisi berawan.
Prakirawan BMKG Miftah Ali menjelaskan secara umum wilayah Kalimantan tidak menghadapi ancaman cuaca ekstrem pada hari ini. Namun masyarakat tetap diminta memperhatikan perkembangan cuaca, terutama terkait jarak pandang di wilayah yang berpotensi mengalami kabut atau udara kabur.
"Untuk wilayah Kalimantan, Pontianak dan Banjarmasin diprakirakan berawan, sementara Samarinda berpotensi mengalami udara kabur," ujarnya dalam siaran prakiraan cuaca BMKG.
Selain Samarinda, kondisi udara kabur juga diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia seperti Palembang, Bandar Lampung, Yogyakarta, dan Palangka Raya. Adapun Tanjung Selor berpotensi mengalami asap atau kabut.
Secara nasional, BMKG mencatat hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah seperti Medan, Pekanbaru, dan Serang. Sementara cuaca berawan hingga berawan tebal mendominasi sebagian besar kota besar di Indonesia.
Untuk kawasan timur Indonesia, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan disertai petir di Jayawijaya dan Merauke. Hujan ringan juga diprakirakan turun di Mataram, Nabire, dan Jayapura.
BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca tersebut merupakan gambaran umum kondisi atmosfer yang dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat diimbau memantau pembaruan cuaca melalui aplikasi Info BMKG maupun kanal resmi media sosial BMKG untuk memperoleh informasi terkini.
Bagi pengguna jalan dan pengendara di Samarinda, kondisi udara kabur yang diprakirakan terjadi hari ini juga perlu diwaspadai karena berpotensi mengurangi jarak pandang, terutama pada pagi dan malam hari.


.jpg)
