PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Donald Trump Terpilih Jadi Presiden AS, Dunia Diprediksi Bakal Gaduh

Home Berita Donald Trump Terpilih Jad ...

Donald Trump Terpilih Jadi Presiden AS, Dunia Diprediksi Bakal Gaduh
Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang ke-45. (REUTERS/Carlo Allegri)

EKSPOSKALTIM - Pemilihan presiden di negeri Paman Sam selalu menjadi pusat perhatian negara-negara di dunia, itu karena status Amerika Serikat sebagai negara adidaya / super power.

Terlebih dengan terpilihnya Donal Trump sebagai Presiden Amerika Serikat, mengalahkan rivalnya Hillary Clinton pada pemilihan yang berlangsung Rabu (9/11).

Sebelumnya, Dubes RI untuk Amerika Serikat periode 2010-2013, Dino Patti Djalal, buka suara terkait calon presiden yang diusung Partai Republik tersebut, Donald Trump.

Dino menggambarkan bagaimana "wajah" Amerika Serikat jika dipimpin Donald Trump, Taipan real-estate asal New York itu.

"Kalau Trump yang menang, saya melihatnya akan terjadi polarisasi yang lebih tinggi. Akan terjadi kegelisahan sosial di lapangan, di kota-kota Amerika, ketegangan antar ras juga akan semakin tinggi, akan banyak demonstrasi dan pasar akan semakin gelisah. Mungkin juga hubungan Amerika dengan dunia Islam akan diwarnai goncangan-goncangan, ketidaknyamanan, mengingat apa yang dinyatakan Trump selama ini," kata pria yang karib disapa Dino, beberapa waktu lalu.

"Situasi di Timur Tengah bisa lebih membahayakan karena Trump mempunyai pendekatan yang macho. 'Hantem aja kalau mereka ngelawan kita'. Sementara masalah di sana tak bisa selalu diselesaikan dengan cara itu," ucap founder Foreign Policy Community of Indonesia itu.

Menurut Dino, di bawah kepemimpinan Donald Trump, kredibilitas atau modal politik AS akan menurun secara global. "Sekarang, terutama orang Eropa, sudah mulai gerah melihat dia," pungkasnya.

Kendati demikian, Dino menilai bahwa baik Donald Trump maupun Hillary Clinton itu bukanlah calon presiden yang terbaik. Keduanya memiliki titik lemah dan "dosa" masa lalu. Pemilu AS kali ini pun termasuk yang paling tak inspiratif dan jauh di bawah standar.

"Pemilu ini terburuk, daripada era Obama yang inspiratif, yang membuat idealisme rakyat semakin meninggi," tuturnya.

 


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :