PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Ditinjau Presiden Jokowi, Calon Ibu Kota Baru Menguat di Kaltim

Home Berita Ditinjau Presiden Jokowi, ...

Ditinjau Presiden Jokowi, Calon Ibu Kota Baru Menguat di Kaltim
Presiden Jokowi wawancara dengan awak media di sela-sela kunjungannya ke Provinsi Kaltim, Selasa (7/5). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Balikpapan - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (7/5). Bersama para menteri, Jokowi disebut mengunjungi Kaltim untuk melihat kondisi lokasi calon Ibu kota baru. Tepatnya dikawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto.

Diketahui, Kaltim merupakan salah satu yang menjadi kandidat kuat sebagai lokasi baru ibu kota, menggantikan Jakarta. Di Kaltim sendiri, daerah yang diusulkan ada 4, yakni Balikpapan, Samarinda, PPU, dan Kukar. Lokasi-lokasi tersebut, yang diusulkan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, saat pemaparan di Istana Negara pekan lalu.

Baca juga: PT Pupuk Kaltim Beri Pelatihan Penanaman Jahe Kepada Kelompok Toga

Presiden Jokowi tiba di Kaltim, melalui Bandara SAMS Balikpapan sekitar pukul 12.00 Wita. Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi dan jajaran Forkopimda Kaltim menyambutnya.

Presiden Jokowi dan rombongan kemudian melakukan kunjungan ke kawasan Bukit Soeharto. Titik peninjauan direncanakan berada di Kilometer 35 + 800 meter, tepatnya di Seksi 2 Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. Selanjutnya rombongan masuk melalui Kilometer 48 Jalan Soekarno Hatta.

Saat sampai di lokasi, Jokowi tampak mendengarkan pemaparan yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dan instansi terkait. Jokowi tampak menginginkan adanya pemisahan antara pusat pemerintah maupun ekonomi.

"Pemindahan ibu kota sudah dimulai di daerah kemudian intinya kita ingin melihat visi ke depan seperti apa dan yang paling penting Indonesia sebagai negara besar kita ingin memiliki pusat pemerintahan yang terpisah dengan pusat ekonomi, bisnis, perdagangan maupun jasa kita ingin pisahkan," kata Presiden Jokowi, saat meninau lokasi Tahura, kepada awak media.

Ia menjelaskan, kajian pemindahan Ibu kota sudah dilakukan jauh-jauh hari. "Kita ingin menapak ke depan sebagai negara maju, dan memang ada beberapa lokasi yang sudah 1,5 tahun di studi, salah satunya di Kaltim," bebernya.

Kaltim, kata Jokowi, sangat berpotensi menjadi ibu kota negara di mana fasilitas insfratsruktur sudah tersedia dengan baik. Misalnya, bandara, pelabuhan hingga jalan tol. Sehingga bisa memangkas anggaran pemindahan ibu kota negera.

Baca juga: Jadi Simbol Keberagaman, Gereja Katedral Samarinda Diresmikan

"Di sini saya melihat sangat mendukung, kebetulan ini berada di tengah-tengah jalan tol Samarinda Balikpapan. Kalau kita lihat, Balikpapan ada airportnya, Samarinda juga ada. Nah, udah enggak membuat airport lagi udah ada dua. Pelabuhan juga sudah ada, artinya itu akan banyak menghemat biaya,” jelasnya.

Hanya saja, sambung Jokowi, pemilihan lokasi calon ibu kota tak hanya dari kesiapan infrastruktur. Tapi harus melihat juga aspek sosial dan politik. Termasuk aspek kajian kebencanaan. Usai dilakukan kunjungan Jokowi akan kembali mengutus staf ahli untuk melakukan pendalaman kajian.

"Nanti ada tim lagi yang datang dan melakukan kajian. Ini rencana sangat matang. Sehingga saat memutuskan kondisinya betul betul benar," pungkasnya.

Selanjutnya Presiden Joko Widodo kembali ke Bandara SAMS, Balikpapan untuk meneruskan kunjungan ke Kalimantan Tengah dalam kaitan yang sama, rencana pemindahan ibu kota negara. (*)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :