EKSPOSKALTIM, Bontang - Tidak digunakannya fasilitas parkir yang berada di lokasi usahanya, hingga mengakibatkan kendaraan pelanggan parkir ditepi jalan, pengelolah Kedai Cah Telu mendapat teguran dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang.
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Irawan Setyono, menerangkan bahwa kawasan jalan Bhayangkara tempat kedai tersebut berada cukup terbilang rawan kecelakaan lalulintas.
Ditambah dengan medan jalan yang menurun dan menikung, serta adanya bundaran diarea tersebut, tentu menjadi variabel yang bisa mengakibatkan lalakalantas di kawasan Kedai Cah Telu ini. Apalagi jika harus ditambah dengan deretan motor parkir dipinggir jalan, tentu menjadi potensi besar terjadinya lakalantas tersebut.
“Kami sudah berikan himbauan kepada pemilik cafe agar pelanggan yang parkir dipinggir jalan ditertibkan, apalagi diarea tersebut ada tanah kosong yang bisa digunakan tempat parkir,” kata Irawan saat ditemui di kawasan jalan Bhayangkara, Bontang Utara, Selasa (2/8) malam tadi.
Menurutnya, jika pelanggan kedai tetap parkir di sepanjang jalan yang terbilang rawan kecelakaaan itu, tidak menutup kemungkinan bakal terjadi lakalantas karena medan jalan yang terbilang ekstem. Seperti contoh yang terjadi baru-baru ini, pasangan pasutri dan 1 orang anaknya tewas karena menabrak kendaraan parkir di medan jalan yang sama dengan kawasan cafe atau Kedai Cah Telu.
Disisi lain, pengelolah cafe, Rouf Hidayat, yang dikonfirmasi hal ini berjanji akan menertibkan kendaraan pelanggannya, untuk tidak memarkir kendaraannya dipinggir jalan. Pihaknya pun siap menerima sanksi, jika memang masih ada kendaraan pelanggannya terlihat masih parkir dipinggir jalan.
“Tadi kami didatangi pak polisi, dan dihimbau agar kendaraan pelanggan tidak parkir dibahu jalan seperti sekarang ini. Jika memang masih ada, kami siap diberikan sanksi. Kami juga sudah janji, mulai besok kendaraan sudah tidak ada lagi, dan kami akan fungsikan lahan kosong yang ada disamping cafe untuk lahan parkir,” cetusnya.(*)

