EKSPOSKALTIM.com - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89, Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT) Jakarta melaksanakan dialog kepemudaan bertemakan “Aktualisasi Peran Pemuda dalam Suksesi Kepemimpinan Kalimantan Timur”.
Melalui keterangan tertulis yang diterima EKSPOSKaltim, Minggu (29/10) hari ini, kegiatan tersebut dihelat di Kantor Perwakilan Kalimantan Timur di Jakarta pada Sabtu (29/10) kemarin. Menghadirkan narasumber antara lain Rahmawati dan Azwar Aswin.
Ketua panitia kegiatan, Ubaidillah Said menyampaikan, peringatan sumpah pemuda ini merupakan bentuk kesadaran KPMKT sebagai wadah pemuda.
"Dan juga sebagai bentuk penghargaan kepada generasi pemuda terdahulu yang telah memberi banyak kontribusi dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia,” terang Ubaidillah pada acara tersebut.
Sementara, Hj Rahmawati mengatakan, sebagai generasi muda Indonesia, khususnya Kalimantan Timur, mahasiswa harus mampu menjadi problem solver di tengah-tengah masyarakat.
Terlebih, kata dia, arus perkembangan teknologi informasi sedemikian cepat yang dapat menimbulkan kerawanan sosial seperti berita hoax yang sewaktu-waktu dapat memecah belah masyarakat.
Sejarah kaum muda merupakan sejarah perubahan. Bila dalam literatur sejarah bangsa, kita pernah memiliki tokoh sekelas Bung Karno, Bung Hatta dan tokoh-tokoh yang lainnya, maka hari ini tugas kita adalah menjadi pembaharu dari tokoh-tokoh tersebut,” pungkas dosen Universitas Mulawarman tersebut.
Sedang Azwar Aswin dalam paparannya menyampaikan, aktualisasi diri merupakan puncak kebutuhan manusia bila merunut pada teori Abraham Maslow.
Maka, kaum muda harus mengaktualisasikan dirinya dengan menghadirkan gagasan yang cemerlang, inovasi di berbagai lini serta aktif dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
Terlebih Kalimantan Timur dalam beberapa waktu kedepan akan melaksanakan pesta demokrasi sebagai ajang memilih pemimpin baru. Tentu peran pemuda sangat vital dalam proses ini,” ujarnya.
Pasalnya, Azwar menyebutkan, jumlah pemilih dari kaum muda bisa menjadi penentu siapa suksesor kepemimpinan Kalimantan Timur kedepan.
Pastinya, kaum muda hari ini mendambakan pemimpin yang TERCIDUK (Terampil, Cerdas, Inovatif, Demi Untuk Kalimantan Timur),” sambung tokoh pemuda Kalimantan Timur tersebut.
Usai dialog, kegiatan ditutup dengan memberi apresiasi pada pemuda-pemudi inspiratif Kalimantan Timur. Diantaranya, Sarifah Aisyah Najmah selaku founder Rumah Ilmu Aisyah, komunitas yang aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan.
Selain Sarifah, adapula Abdul Aziz, selaku pemuda inspiratif dalam bidang olahraga khususnya muaythai dan MMA.
VIDEO: Mengenal Tradisi Berladang Masyarakat Dayak Kenyah di Kutai Timur
ekspos tv

