EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Ketua Komisi III DPRD Bontang mengatakan pengadaan pemakaman muslim di Kecamatan Bontang Barat hanya membutuhkan komitmen Pemkot. Pasalnya, sejak diusulkan 2019 lalu hingga kini belum juga terealisasi.
“Sebenarnya tidak rumit. Hanya butuh keseriusan Pemkot.,” terang Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina saat melakukan kunjungan lapangan beberapa waktu lalu.
DPRD Bontang berharap pengadaan lahan khusus pemakaman muslim di Kecamatan Bontang Barat segera terwujud. Karena itu menyangkut pelayanan publik yang bersifat urgen.
Sejauh ini kata Atos sapaan akrabnya, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Bontang sudah mengusulkan tiga titik lokasi sebagai alternatif untuk lahan pemakaman muslim. Masing-masing di kawasan Mas Darling seluas 2,1 hektar.
Kemudian dua lokasi berikutnya berada di kawasan Jalan Soekarno Hatta. Dengan luas masing-masing dua hektar dan lima hektar. Namun sampai saat ini belum ada kepastian pembebasan lahan.
“DPRD akan mengawal dari penentuan lokasi hingga penyusunan RKA, tidak boleh tidak. Supaya persoalan ini tidak berlarut-larut,” tegas Amir Tosina.
Sebelumnya, Kabid Pertanahan Dinas Perkimtan Kota Bontang Ishak Karangan menjelaskan bahwa semua lokasi yang diusulkan sudah ada negosiasi dengan pemilik lahan. Termasuk serah terima salinan legalitas lahan. Jadi tinggal menunggu hasil uji kelayakan dari Bapelitbang.
Menanggapi itu, Perencana Ahli Muda Badan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Bontang Dian Nur Afianto mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini Tim Studi Kelayakan akan berkunjung ke Bontang.
“Setelah itu, baru ada gambaran mana usulan dari tiga lokasi yang dianggap layak untuk pemakaman,” timpalnya. (adv)

