EKSPOSKALTIM.com, Bone - Sebanyak 246 personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) secara berkala, Rabu (4/3/2020).
Pemeriksaan dilakukan di Mako Batalyon C Pelopor, Watampone, Kabupaten Bone, oleh Tim Biddokes Polda Sulsel bekerjasama dengan Laboratorium Klinik Kimia Farma.
Tonton juga video: Polres Bone Musnahkan Sabu 697,55 Gram
Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor, Kompol Nur Ichsan mengatan Rikkes ini dilaksanakan setahun sekali, dan wajib diikuti seluruh personil Brimob Bone (sebutan Batalyon C Pelopor).
Hasil dari Rikkes ini nantinya akan digunakan sebagai acuan bagi Komandan Batalyon, untuk mengetahui kondisi kesehatan dari anggota secara real.
"Hal ini penting karena kesehatan dari setiap personel Brimob, adalah modal utama dalam menjalankan tugas," ujar Ichsan.
Ia menambahkan, selain dituntut untuk memiliki keterampilan khusus, personil Brimob juga harus memiliki kesehatan fisik yang baik untuk mendukung tugas mereka.
"Apalagi ke depan kita akan menghadapi Pilkada Serentak 2020," imbuhnya.
Pada Rikkes ini, personil Brimob melakukan beberapa tahap pengecekan di antaranya pengecekan darah, urine pengecekan tekanan darah dan berat badan.
Selanjutnya pengecekan ECG (Elektrocardiografi), treadmill, foto thorak (rontgen), lalu ditutup dengan pengecekan kesehatan gigi dan mulut.
Baca juga: Teror Corona, AKBP Kadarislam: Jangan Sebar Hoax dan Timbun Masker
"Bagi personel yang berusia 40 tahun ke atas diwajibkan mengikuti treadmil dan pengecekan gula darah," imbuh Ichsan yang turut memeriksakan kesehatannya.
Ke depannya kata dia, hasil dari Rikkes berkala ini juga akan digunakan sebagai deteksi awal apabila personil menderita suatu penyakit.
"Jadi apabila ada anggota yang memiliki indikasi penyakit baik itu ringan maupun berat, personel Ba Kes (Bagian Kesehatan) telah dapat mengetahui penanganan yang tepat bagi anggota tersebut," tutupnya.

