EKSPOSKALTIM, Bontang - Memasuki musim pancaroba, cuaca kerap berubah-ubah. Kadang panas, kadang dingin, bahkan tak jarang hujan tiba-tiba turun deras.
Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Bontang pun meminta warga Bontang untuk mewaspadi hal itu. Sebab, cuaca yang tak menentu, kerap memicu datangnya penyakit.
“Faktor cuaca dapat mempengaruhi kesehatan tubuh jika tidak berusaha mencegah datangnya penyakit,” kata Plt Kepala DKKB Bontang, Bahaudin, beberapa waktulalu.
Baca: Dinsos-P3M Bontang Tekan Angka Kekerasan Anak Lewat 3PANG
Dia menjelaskan, penyakit yang sering muncul saat musim pancaroba seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) dan diare. Selain itu, batuk dan influenza juga bisa terjadi.
“Kalau penyakit musim hujan yang paling sering itu DBD (demam berdarah dengue),” jelasnya.
Oleh sebab itu, dia berharap, agar masyarakat, khusunya warga Kota Taman, mau melakukan gerakan masyarakat sehat (Germas) serta pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Baca: Mengenal Filariasis, Bontang Bukan Daerah Rawan Filariasis
“Untuk mengatasi masalah penyakit ini, warga harus rutin berolahraga, minimal 30 menit sehari. Selain itu juga rutin mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari,” imbaunya.
Selain Germas, tambah dia, masyarakat juga harus rutin mengecek kesehatan secara berkala. Dengan begitu, datangnya penyakit bisa diminimalisir. Seperti mencegah penyakit menular.
“Kami mengimbau agar masyarakat fokus mencegah, namun juga harus tetap waspada dengan datangnya penyakit-penyakit,” tandasnya. (adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang
ekspos tv
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017
ekspos tv

