PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

BPJS Tak Tanggung Terapi Anak Disabilitas di Atas 7 Tahun, Antrean Autis Center Bontang Meningkat

Home Berita Bpjs Tak Tanggung Terapi ...

BPJS Tak Tanggung Terapi Anak Disabilitas di Atas 7 Tahun, Antrean Autis Center Bontang Meningkat
Gedung Autis Center Bontang.

EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Jumlah anak yang menjalani terapi di Autis Center Kota Bontang terus mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini disebut dipicu, karena banyaknya anak berkebutuhan khusus berusia di atas tujuh tahun, yang tidak lagi memperoleh layanan terapi melalui BPJS Kesehatan.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparudin mengatakan, orang tua kini banyak beralih ke layanan terapi milik pemerintah daerah, untuk melanjutkan pendampingan anak mereka.

“Sekarang yang datang ke Autis Center cukup banyak. Informasinya karena terapi lewat BPJS tidak lagi ditanggung setelah usia anak di atas tujuh tahun,” katanya, Senin (25/5/2026).

Meningkatnya jumlah pasien tersebut belum sebanding dengan ketersediaan tenaga terapis.

Saat ini, Autis Center Bontang hanya memiliki tiga terapis aktif untuk melayani seluruh peserta terapi.

Akibatnya, antrean layanan semakin panjang. Bahkan sejumlah orang tua disebut harus menunggu hingga beberapa bulan, untuk memperoleh jadwal terapi bagi anak mereka.

“Kami juga prihatin karena ada kekosongan pelayanan sampai Desember. Sementara tenaga terapis yang tersedia hanya tiga orang,” ungkapnya.

Saparudin menegaskan, layanan terapi di Autis Center terbuka bagi semua usia dan tidak menerapkan batasan tertentu, bagi anak yang membutuhkan pendampingan.

Meski demikian, keterbatasan sumber daya membuat setiap sesi terapi harus dijadwalkan secara bergantian.

Pasalnya, dalam satu sesi, satu terapis biasanya hanya menangani satu anak, karena proses terapi membutuhkan konsentrasi dan tenaga yang cukup besar.

“Setiap anak punya jadwal terapi per jam. Satu terapis biasanya fokus mendampingi satu anak dalam satu sesi,” pungkasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :