EKSPOSKALTIM, Bontang - Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Mungkin, pepatah inilah yang tepat menggambarkan bakat yang dimiliki Wiwiek Arwita Siregar (38), pemilik usaha toko kue bernama “Guchi’s Cake dan Cookies”.
Kecintaan Wiwiek (akrab ia disapa) membuat kue, sudah tertanam dalam dirinya sejak kecil. Berawal dari sang ibu yang gemar membuat kue, sehingga darah memasak pun menjadi bakat turunan yang dia miliki .
“Saya suka membuat kue sejak kecil. Awalnya karena melihat ibu saya yang sering membuat kue, lama kelamaan saya mengerti dan berangsur menjadi suka membuat kue,” kata Wiwiek, saat ditemui di Rukonya, Jalan Simon Tampubolon, Gunung Elai, Bontang Utara, Minggu (10/07/2016).
Seiring berjalannya waktu, membuat kue tak hanya menjadi sekedar hobi baginya. Karena kue buatannya terbilang disukai banyak orang, ditambah dengan dorongan dari keluarga, akhirnya pada tahun 2013 dia resmi memiliki usaha toko kue “Guchi’s Cake dan Cookies” tersebut.
“Saya memiliki usaha toko kue ini tidak direncanakan juga. Awalnya hanya membuat kue untuk keluarga pada momen kumpul keluarga. Entah banyak yang suka dengan kue bikinan saya, keluarga pun menyarankan untuk membuat usaha toko kue,” jelas ibu dua anak ini kepada Eksposkaltim.
Betapa senangnya hati wanita kelahiran 30 Juli 1978 silam ini, kala hobi membuat kue yang ia gemari selama ini bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Bahkan penghasilannya dari membuat kue ini tak main-main, lebih dari mencukupi kebutuhan sehari-harinya.
“Alhamdulillah penghasilan dari membuat kue ini lumayan. Biasanya dalam sebulan saya bisa menjual 20 hingga 30 buah kue dengan jenis tart, yang harganya bervariasi sesuai pesanan ataupun budget konsumen. Biasanya dengan harga terendah kisaran 200 ribu hingga 400 ribu,” papar wanita berdarah batak ini.
Usaha Guchi’s Cake dan Cookies yang ia dirikan ini telah berjalan selama kurang lebih tiga tahun lamanya. Tidak hanya menyediakan jenis tart saja, namun pada saat momen lebaran ia juga menerima pesanan pembuatan kue kering.

