Puluhan pendemo saat melakukan hearing bersama anggota dewan.
EKSPOSKALTIM, Sangatta - Puluhan warga Dusun Bumi Indah, Dusun Rindang Indah, dan Dusun Bukit Indah, Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, melakukan aksi demo di kantor DPRD Kutim, Rabu (6/9).
Warga tersebut melakukan aksi demo lantaran masih banyak fasilitas umum di daerahnya seperti masjid, mushala, gereja, sekolah, dan fasilitas lainnya belum teraliri listrik.
Setelah melakukan aksi kurang lebih 30 menit di depan kantor DPRD Kutim, para pendemo akhirnya mendapat titik terang dan selanjutnya sejumlah anggota dewan mengajak untuk melakukan hearing.
Saat melakukan hearing, koordinator aksi demo Sakimin menyampaikan sejumlah tuntutan, salah satunya meminta kepada DPRD atau Pemkab Kutim segera mengaliri listrik terhadap sejumlah fasilitas umum tersebut.
"Kami juga sudah menyampaikan persoalan ini ke pemkab, tapi sampai sekarang belum ada respon. Untuk itu kami datang ke kantor DPRD ini untuk bisa membantu seperti apa pengaliran listrik," ucapnya.
Adapun anggota dewan yang turut hadir melakukan hearing dengan para pendemo, yakni Wakil Ketua DPRD Kutim Yulianus Palangiran, Arfan ketua komisi A, Burhanuddin anggota komisi C, dan Andi Mappasereng Anggota Komisi A.
Yulianus Palangiran menjelaskan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lapangan untuk mengetahui persoalan dan kendala PLN Kutim, sehingga sejumlah fasilitas umum tiga dusun ini belum mendapatkan listrik.
"Kita sebagai wakil rakyat tentunya harus memperjuangkan aspirasinya. Secepatnya kita akan datangi kantor PLN untuk memastikan apa alasannya," kataYulianus kepada awak media, usai mengikuti hearing.
Diketahui, fasilitas umum yang belum teraliri listrik, yaitu Mesjid 5 unit, musholla 1 unit, Geraja 2 unit, Puskesmas Pembantu 1 unit, Sekolah Dasar 1, Taman Kanak-Kanak Umum unit, dan Taman Kanak-Kanak TPA 3 unit. (Adv)
Editor : Fariz Fadhillah

