EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-P3M) Bontang terus berupaya membangun kemitraan guna mendorong partisipasi luas masyarakat dalam upaya percepatan kesejahteraan Perempuan dan Anak.
"Hari ini kami menggelar pertemuan dengan para kader yang tergabung dalam Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa). Kegiatan ini digelar dua hari hingga besok," kata Kepala Dinsos-P3M Bontang, Abdu Safa, Selasa (7/8).
Baca: Dinsos-P3M Bontang Usulkan BNI Bentuk Warung 46 di Beberapa Tempat
Kata dia, dalam pertemuan ini sebanyak 50 peserta dari komunitas yang peduli terhadap anak dan perempuan diberikan pengarahan. Dengan harapan nantinya mereka bisa membangun jejaring agar lebih banyak masyarakat yang peduli terhadap hak-hak perempuan dan anak.
"Program Puspa ini diharapkan bisa membuat para peserta memahami implementasi pemberdayaan perempuan. Termasuk dengan anak-anak, bagaimana hak-haknya bisa dipenuhi di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.
Abdu Safa menekankan, bahwa saat ini pemerintah kota memang tengah mendorong langkah inovasi sesuai tugas kerja, dan pertemuan ini salah satu bentuk dari upaya inovasi itu untuk menjawab berbagai masalah yang kerap ditemui di lapangan.
"Dengan membangun sinergitas, kemitraan, kolaborasi, sehingga pemahaman sama bahwa setiap persoalan perempuan dan anak itu tidak lagi hanya menjadi beban pemerintah, tetapi jadi tanggung jawab bersama,” bebernya.
Menurutnya, komunikasi publik dianggap metode yang efektif untuk dapat membangun kesadaran bersama bahwa perempuan layak diberi penghargaan serta anak layak dilindungi.
Baca: Didepak Dari Bakal Caleg PDIP, Anggota Dewan Ini Melawan
Sementara, pertemuan yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Kecamatan Bontang Utara ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.
Dalam arahannya, Neni mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Dinsos-P3M Bontang tersebut. Disampaikannya bahwa saat ini arah kebijakan dan pelayanan Pemerintah Kota sudah berada pada jalur yang benar, terlebih beberapa waktu lalu Bontang berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak.
"Itu semua tidak lepas dari partisipasi semua pihak, dan pertemuan ini saya kira akan semakin mempererat kerjasama semua pihak termasuk mewadahi partisipasi dari ibu-ibu atau komunitas yang punya jiwa sosial bagus,” tuturnya. (adv)
Video Aliansi Kaltim Bersatu Bakal Gelar Aksi Tolak TKA Jilid 2
ekspos tv

