EKSPOSKALTIM, Bontang – Hujan deras yang mengguyur Kota Bontang beberapa hari lalu, mengakibatkan air sungai di Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat meluap. Ganjarannya, puluhan rumah yang tak jauh dari sungai tersebut pun terendam banjir.
Kepala Kelurahan Gunung Telihan Viki Rizki Riadis menceritakan, banjir beberapa waktu lalu mengakibatkan rumah warga didua RT dikelurahannya terendam, yakni RT 25 dan RT 26, karena kedua RT ini dekat dengan hulu sungai.
“Ditambah lagi, area tersebut memang area dataran rendah. Maka dengan mudah jika terjadi banjir, dua RT tersebut yang paling merasakan luapan air pertama kali,” kata Viki saat ditemui di kantornya, Senin (1/8/) siang tadi.
Untuk menanggulangi hal tersebut, pihak Kelurahan Gunung Telihan berencana mengeruk tanah yang mengendap di aliran sungai penyebab banjir itu.
“Semua sudah saya upayakan, bahkan sekarang upaya dari kami sudah selesai. Kemarin sewaktu banjir, langsung kami lakukan Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrembang). Tapi kabar yang saya terima, dana yang kami ajukan dari Musrembang itu di tolak,” lanjutnya
Karena pengajuan dana pengerukan sungai ditolak, pihak kelurahan pun terpaksa bakal melakukan pengerukan bersama warga dengan cara manual.
“Meskipun dana dari kami ditolak tanpa ada alasan, kami bersama warga tetap mengupayakan pengerukan sungai meskipun dengan cara manual.” pungkasnya(*)

