EKSPOSKALTIM, Moskow- Sebagai mahasiswa internasional dengan aktivitas perkuliahan yang padat, tidak menghilangkan sisi humanis ratusan mahasiswa Indonesia di Rusia.
Terbukti, serangkaian kegiatan sosial Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (Permira) sukses dilaksanakan di tujuh kota negeri Beruang Merah, 8-13 Maret lalu.
Ketua Permira Steven Guntur mengatakan, aksi sosial pertama dan terbesar bagi mahasiswa Indonesia di Rusia ini merupakan kerja sama mahasiswa Indonesia dari berbagai universitas berbeda.
Kegiatan diawali Permira Cabang Kota Irkutsk, kemudian berlanjut di Kota Vladivostok, Kazan, Moskow, Arkhangelsk, Rostov-on-Don dan ditutup Permira Cabang Kota Saint Petersburg.
Steven menyebut, kegiatan sosial dilaksanakan untuk mempromosikan identitas Indonesia yang ramah dan bersahabat.
“Secara bersama-sama mahasiswa Indonesia di Rusia berkomitmen melakukan aksi sosial serempak dengan memberikan bantuan berupa pakaian layak pakai, alat mandi, uang tunai ke lembaga sosial di kota masing-masing,” katanya, melalui siaran pers.
Pada Hari Perempuan Internasional 8 Maret 2017 lalu, Permira Kota Irkutsk ikut serta dalam kerja bakti di salah satu gereja. Sementara mahasiswa Indonesia di Kota Vladivostok memberikan bantuan makanan dan promosi budaya di salah satu panti jompo.
“Pada aksi sosial ini kita membawa makanan untuk orang-orang yang ada di panti jompo, kemudian bergantian masuk kesana bersosialisasi dengan penghuni panti jompo tersebut,” ujar Rona Widya, inisiator dari Aksi Sosial di Kota Vladivostok.
Kegiatan serupa dilakukan mahasiswa Indonesia di Kota Kazan dengan memberikan bantuan kepada Yayasan Amal Masjid di Kota tepian Sungai Volga itu.
Sebagai penutup, Permira Cabang Kota Saint Petersburg sukses berkontribusi dengan membagikan alat tulis, permainan anak-anak, dan promosi budaya di salah satu tempat penitipan anak di Saint Petersburg.
Untuk diketahui, mahasiswa Indonesia di Rusia berjumlah sekitar 300 orang yang tersebar di 20 Kota. Kota Moskow dan Saint Petersburg merupakan kota dengan mahasiswa Indonesia terbanyak dengan masing-masing berjumlah hampir 100 orang.
Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia berdiri sejak Oktober 1998 di Moskow dan berkedudukan di kota Moskow. Seiring berjalan baiknya hubungan antara Indonesia dan Rusia, maka jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Rusia pun semakin meningkat dan menyebar hampir di seluruh kota yang ada di Rusia..jpg)
Permira Cabang Kota Saint Petersburg

