PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Aksi Solidaritas Mahasiswa, Soroti 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Home Berita Aksi Solidaritas Mahasisw ...

Aksi Solidaritas Mahasiswa, Soroti 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
Suasana aksi solidaritas mahasiswa di Gedung DPRD Kaltim, Senin (23/10), menyoroti kinerja pemerintahan Jokowi-JK yang belum mensejahterakan rakyat. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM, Samarinda- Mahasiswa seluruh Indonesia melakukan aksi atas kinerja tiga tahun pemerintahan Jokowi- Jusuf Kalla. Di Kota Samarinda, Aksi mahasiswa dilakukan Senin (23/10) pagi ini, di Gedung DPRD Kaltim.

Ratusan Gabungan Mahasiswa di Kaltim ini, menyoroti kinerja pemerintahan Jokowi-JK yang belum mensejahterakan rakyat. Selain itu, mereka juga meminta dibebaskannya mahasiswa yang telah ditangkap oleh Polda Metro Jaya, Jakarta, saat melakukan aksi yang sama di Istana Negara Jumat (20/10) lalu.

Aksi berlangsung sejak pagi pukul 09.00 Wita hingga siang hari, berlangsung damai. Mereka diterima oleh Anggota Komisi I DPRD Kaltim.

Koordinator Aksi, Norman Iswahyudi, mengaku aksi ini berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Mahasiswa menilai, pemerintahan Jokowi-JK telah gagal mensejahterakan masyarakat dan tidak sesuai dengan janji Nawacita.

Baca juga: Kisruh Angkutan Online, DPRD Kaltim Dorong Pemprov Buat Transportasi Massal

Dalam aspirasinya, sedikitnya ada 9 poin tuntutan yang disuarakan. Yaitu, menolak pembangunan infrastruktur yang tidak pro rakyat, menuntut pemerataan ekonomi, mewujudkan jaminan pendidikan nasional, dan layanan kesehatan yang berkualitas untuk semua kalangan.

Selain itu, dibidang hukum, mengusut tuntas kasus korupsi dan menolak terhadap pelemahan KPK, mewujudkan supremasi hukum dan tegakkan hukum yang berkeadilan. Termasuk, menututup segala akses pornografi dan tindak tegas segala pelaku kejahatan seksual. Di bidang pangan, mahasiswa meminta pemerintah segera mewujudkan reforma agraria dan kedaulatan pangan.

"Kami mengecam keras tindakan aparat kepolisian dan pembungkaman suara rakyat," ujar Norman, mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman.

Para mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Garuda Mulawarman, gabungan dari Beberapa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kaltim ini pun, menyuarakan, pembebasan mahasiswa yang ditangkap oleh Polda Metro Jaya saat melakukan aksi serupa Jumat (20/10) lalu.

"Sangat tidak manusiawi. Karena ini demokrasi, jangan mahasiswa dikriminalisasi," pintanya.

Baca juga: Korban Keganasan Buaya Ditemukan, Terdapat Bekas Gigitan di Bagian Paha

Mahasiswa pun menyoroti kesejahteraan di Kaltim yang terus menurun. Termasuk menyoal pembangunan infrastruktur di Kaltim yang belum merata dan lamban.

Para mahasiswa pun diterima oleh Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Jahidin.

Dalam aksinya, mahasiswa sempat melakukan teatrikal persidangan "rakyat", memperagakan bahwa hukum sangat tidak berkeadilan. Aksi ini selesai sekitar pukul 13.00 Wita dengan berlangsung kondusif. Mahasiwa pun dengan tertib membubarkan diri.

"Kami sangat apresiasi peran mahasiswa ini. Kami akan menyurati kepada bapak Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri atas tuntutan mahasiswa ini. Kalau soal pembebasan mahasiswa di Jakarta, kami tidak punya hak karena di luar ranah wilayah hukum kita. Tapi tetap kami sampaikan aspirasi tersebut," ujar Jahidin. (*)

VIDEO: Iklan Pesta Adat Pelas Tanah 2017 Kutai Timur

ekspos tv


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :