07 Desember 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

OPINI: Pemindahan Ibu Kota, Langkah Berani Menuju Indonesia Maju


OPINI: Pemindahan Ibu Kota, Langkah Berani Menuju Indonesia Maju

EKSPOSKALTIM.com - Pemindahan ibu kota negara bukanlah hal baru dalam catatan sejarah negeri ini. Pemindahan ibu kota negara sudah pernah terjadi pada 4 Juni 1946 ke Jogjakarta, lalu pindah ke Bireuen Aceh pada 18 Juni 1948.

Pada 19 Desember 1948 pindah ke Bukit Tinggi Sumatera Barat, lalu kembali lagi ke Jakarta pada 17 Agustus 1950. Jadi, ibu kota negara sudah 3 kali mengalami perpindahan di mana berputar di Zona Barat Indonesia. Namun, masyarakat yang tinggal di Zona Tengah dan Timur Indonesia tidak pernah melakukan protes terhadap perpindahan itu.

Baca juga: Silaturahmi Forum Kebangsaan, Isran Minta Jaga Keharmonisan Masyarakat Kaltim

Sudah 74 tahun Indonesia telah merayakan kemerdekaan, dan Presiden Indonesia Joko Widodo mengambil kebijakan memindahkan ibu kota negara Ke Zona Tengah dalam hal ini Kalimantan, dan dinilai sebagai langkah berani dan strategis.

Pilihan kebijakan memindahkan Ibu Kota negara ke Kalimantan dimaksudkan agar tercipta konsentrasi antara Pusat Kota Pemerintahan dan Pusat Kota Bisnis. Pemerintahan di Kalimantan (Zona Tengah) dan bisnis tetap di Jakarta (Zona Barat). Adanya kosentrasi yang berbeda tempat dengan urusan yang berbeda pula, akan berdampak positif pada peningkatan kualitas kerja masing masing.

Jakarta sebagai pusat bisnis, konsentrasi memajukan perekonomian Indonesia agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang sehat dan baik. Tidak berada pada pertumbuhan 5 % tapi bisa di atas 7 %. Capaian yang baik tidak sekedar masyarakat dan negara menjadi konsumeris, tapi juga ke depannya menjadi negara produktif dengan memperbanyak Industri yang dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja serta mengolah bahan baku menjadi bahan jadi sehingga memiliki nilai atau harga yang lebih dari sebelumnya.

Jika itu terjadi, Indonesia tidak hanya akan menjadi negara berkembang, tapi juga menjadi negara maju di masa yang akan datang.

Baca juga: OPINI: Bila Kaltim Terpilih Jadi Ibu Kota Negara

Pindahnya Ibu kota ke Kalimantan, juga dipercaya mampu menambah daya dobrak pembangunan, sehingga masyarakat Kalimantan dapat memacu percepatan pembangunan yang merata, sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dimana akan lebih cepat menular ke wilayah Timur Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi yang sehat dan baik akan menambah cadangan finansial negara, sehingga alokasi anggaran semakin banyak untuk membiayai percepatan pembangunan, baik pembangunan SDM maupun pembangun infrastruktur, serta alokasi pengelolaan lahan sampai penambahan industri dengan cepat di zona jalur pusat bisnis seperti Jabotabek dan sekitarnya.

Penulis: Borneo Muda

(Tulisan ini adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi EKSPOSKaltim.com)

Reporter :     Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0