09 Desember 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

OPINI: Bila Kaltim Terpilih Jadi Ibu Kota Negara


OPINI: Bila Kaltim Terpilih Jadi Ibu Kota Negara
Foto: Sulthan (Ketua Umum KPMKT Jakarta).

EKSPOSKALTIM.com - Beberapa pekan terakhir issue perpindahan ibu kota terus mengemuka dan menjadi konsumsi media maupun masyarakat, khususnya masyarakat Kalimantan Timur. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah pusat beberapa bulan lalu yang mencetuskan perpindahan ibu kota negara dari Jakarta.

Provinsi Kalimantan Timur menjadi salah satu opsi lokasi baru ibu kota negara yang masuk dalam radar pemerintah pusat, dan hal ini dipertegas dengan pidato kenegaraan Presiden Jokowi 16 Agustus lalu yang menyebut Pulau Kalimantan sebagai ibu kota baru.

Baca juga: Kaltim Ditetapkan Jadi Ibu Kota Negara, Isran Tunggu Keputusan Resmi

Lepas dari pernyataan Presiden 16 Agustus lalu. Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil beberapa hari yang lalu (22/8) sempat memberi pernyataan bahwa Kalimantan Timur adalah lokasi Ibu kota baru, meski kemudian diklarifikasi langsung oleh presiden Jokowi, bahwa hal tersebut merupakan salah satu alternatif.

Lantas, sekiranya memang benar dan akhirnya Kalimantan Timur terpilih menjadi ibu kota baru, bagaimana kita menyikapi hal tersebut? Dan di mana letak lokasi ideal untuk ibu kota baru tersebut?

Menyikapi perpindahan ibu kota negara, tentu tidak akan lepas dari pro-kontra. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar. Sebab sudah barang tentu akan memiliki dampak bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Lepas dari pro-kontra tersebut, penting bagi kita semua melihat sisi positif dan merawat optimisme ketimbang terus melihat sisi negatif yang didasarkan pada ketakutan-ketakutan yang kita ciptakan sendiri.

Adapun dampak positif dari perpindahan ibu kota negara tentu akan menjadi peluang bagi segenap masyarakat Kalimantan Timur untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di berbagai sektor. Di sisi lain, perpindahan ibu kota juga dapat menjadi stimulus untuk melepaskan diri dari kekuatan ekonomi yang didasarkan pada eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) berbasis pertambangan menuju industri kreatif dan lain sebagainya.

Selain dua hal tersebut tentu masih banyak dampak positif lainnya. Tugas kita sebagai masyarakat adalah mempersiapkan diri untuk perubahan-perubahan yang akan terjadi di sekitar kita bila memang pada akhirnya Kalimantan Timur terpilih menjadi ibu kota negara.

Baca juga: Ibu Kota Baru Belum Diumumkan, Gubernur Isran Kembali Akan Menghadap Jokowi

Berdasarkan keterangan yang kami peroleh dari berbagai media, ada 2 lokasi yang menjadi opsi wilayah ibukota baru; Bukit Soeharto – Kabupaten Kutai Kartanegara dan Sotek – Kabupaten Penajam Paser Utara. Sejauh ini pemerintah provinsi lebih dominan menyebut dan menawarkan Bukit Soeharto untuk lokasi ibu kota baru daripada Sotek yang berada di Penajam Paser Utara, sekalipun Bukit Soeharto konon sudah dicoret oleh pemerintah pusat dikarenakan letaknya yang berada di Hutan Lindung.

Bagaimana dengan Sotek yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara? Bagi kami, bila benar tujuan presiden untuk memindahkan ibu kota negara adalah demi pemerataan pembangunan. Tidak ada salahnya lokasi ibu kota baru tersebut berada di Penajam Paser Utara. Setidaknya, hal tersebut akan langsung memacu pembangunan di PPU dan sekitarnya untuk menyetarakan diri dari Kabupaten/Kota lainnya yang ada di Kalimantan Timur.

Bukankah hal yang menarik bila Penajam Paser Utara setara dengan Balikpapan dan Samarinda yang selama ini menjadi kota utama di Kalimantan Timur? Menarik dan menantang pastinya.

Penulis: Sulthan (Ketua Umum KPMKT Jakarta)

(Tulisan ini adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi EKSPOSKaltim.com)

Reporter :     Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0