EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap penyakit tidak menular. Sebab, penyakit yang banyak menyerang bersumber dari makanan yang asin, manis, berlemak dan gejala rokok.
Kepala Dinkes Kutim, dr Bahrani Hasanal menuturkan saat menjelang perayaan hari raya idul adha atau hari raya kurban harus lebih selektif dan mengontrol makanan berlemak seperti daging.
Baca juga: Wujudkan Keadilan Sosial, Pemkab Kutim Bantu Biaya Persalinan Warga Miskin
"Kebanyakan yang menyerang berupa penyakit tidak menular, disebabkan pola makan yang tidak terjaga. Kalau mengidap penyakit tertentu agar menjaga makanan supaya terhindar segala penyakit baik stroke, darah tinggi dan kencing manis," tutur Bahrani.
Menurutnya, meski makanan melimpah pada hari raya, namun pola makan yang sehat harus tetap dijaga, dan memilih makanan yang seyogyanya tidak menjadikan sumber penyakit.
"Tingginya kolesterol dapat mengakibatkan stroke pada seseorang. Intinya harus bisa menahan diri dari makanan mengandung lemak seperti daging," paparnya.
Baca juga: Empat Pelajar Kutim Lolos Paskibraka Tingkat Provinsi Kaltim
Meski selama ini Dinkes Kutim belum memiliki data pasti mengenai angka penyakit tidak menular ini, namun kata Bahrani lebih baik melakukan pencegahan dengan menjaga pola makan yang sehat.
Berdasarkan data yang dihimpun, Kaltim termasuk penyumbang angka stroke dan kencing manis tertinggi secara nasional.(adv)

