17 Agustus 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dewan Dukung Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim


Dewan Dukung Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim
Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Rencana pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke luar Jawa, salahsatunya Kalimantan Timur (Kaltim) disambut baik oleh Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun. Kata dia, pihaknya akan mendukung rencana tersebut untuk terealisasi.

H Alung, begitu sapaan akrabnya, tampak menyambut positif jika akhirnya Presiden Joko Widodo menetapkan Kaltim sebagai Ibukota Negara baru.

Baca juga: Penyelundupan Ratusan Ekor Burung Liar Berhasil Digagalkan

“Tentu kami sangat mendukung rencana tersebut,” kata Alung, belum lama ini.

Menurut dia, akan banyak keuntungan yang akan didapat bagi daerah jika Kaltim menjadi Ibukota Negara.

"Tentu saja banyak dampak positifnya, misalnya saja dari aspek ekonominya, aspek pembangunannya hingga aspek yang lainnya,” jelasnya.

Kaltim akan bersaing dengan Kalsel dan Kalteng, untuk menjadi Ibukota Negara baru. Di Kaltim disebut-sebut sangat unggul dibandingkan dengan daerah lain. Lokasinya, yakni di kawasan Tahura Bukit Soeharto, yang masuk dalam Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, luasnya sekitar 61.850 hektare. Salah satu keunggulannya, yakni infrastruktur yang telah memadai, akses jalan tol dan dua bandara dan pelabuhan.

Selain itu, kata Alung, kawasan Bukit Suharto saat ini hanya sekedar menjadi daerah monumental saja. Karena berbagai aktivitas pertambangan, fungsi utamanya Bukit Suharto sudah tidak begitu nampak.

"Ini perlu menjadi perhatian kita bersama. Alangkah lebih baiknya, daerah itu dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan orang banyak,” sebut Politikus Golkar ini.

Baca juga: Ukir Sejarah Baru, Awang Ferdian Kembali Melenggang ke Senayan

Tak hanya itu, kawasan Bukit Suharto mempunyai sisi yang strategis karena sangat berdekatan dengan bandara dan jalan tol.

"Saya yakin, pemerintah pusat sudah punya konsep matang sehingga memilih untuk memindahkan pusat pemerintahan ke luar Pulau Jawa,” imbuhnya.

“Juga akan berdampak kepada masyarakat. Pengalaman Kaltim yang sulit untuk mencari gelontoran dana dari pemerintah pusat, tapi kalau ibu kota berpindah maka kemungkinan akan berbeda," katanya. (*)

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0