EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 01, Joko Widodo - KH Maruf Amin dipastikan unggul di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hal ini berdasarkan hasil pleno akhir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltim, paslon 01 meraih 1.094.845 suara mengalahkan paslon 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Salahudin Uno dengan perolehan 870.443 suara di Kaltim.
Pleno KPU Kaltim digelar di Hotel Senyiur, Samarinda, Kamis malam, 9 hingga 11 Mei 2019 dini hari. Jokowi - Amin unggul di 8 kabupaten kota, di Kutai Kartanegara, Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Balikpapan, Bontang dan Mahakam Ulu. Sementara Prabowo - Sandi hanya unggul di Paser dan Kota Samarinda.
Baca juga: Tak Ada Laporan Kecurangan, Rudiansyah Minta Warga Percaya Kinerja KPU Kaltim
Ketua KPU Kaltim Rudiansyah mengatakan, partisipasi pemilih pada pemilu serentak 2019 di Provinsi Kalimantan Timur mengalami kenaikan dengan prosentase lebih dari 70 persen.
Ia mengatakan, berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara pilpres, ada 2.000.281 orang yang memilih, dengan rincian suara sah 1.965.288 dan tidak sah 37.993 suara.
"DPT kami berdasarkan hasil perbaikan untuk pemilu serentak tahun 2019 ini sebanyak 2.439.438 pemilih, dan lebih dari 70 persennya masyarakat telah menggunakan hak pilihnya," katanya.
Baca juga: Dewan Konfirmasi PT BME Soal Sambungan Gas Dicabut Kontraktor
Pleno rekapitulasi tingkat provinsi Kaltim berlangsung selama dua hari yakni mulai 9-10 Mei 2019 itu mendapatkan penjagaan ketat oleh aparat kepolisian dan TNI.
Berdasarkan laporan, sebanyak 450 polisi dikerahkan untuk mengamankan jalannya proses rekapitulasi suara.
Selain merekapitulasi hasil pemillu presiden, pleno tersebut juga merekap hasil penghitungan suara untuk DPR RI, DPD dari 10 kota yang ada di Kaltim.(*)

