EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Anggota Komisi 1 DPRD Bontang, Setioko Waluyo, mengingatkan kepada perusahaan Energi Unggul Perkasa (EUP) dan OPD terkait requirement tenaga kerja, jangan sampai terulang kasus tenaga kerja (Naker) yang di Teluk Kadere akibat minimnya upah dan tingkat kesejahteraan pekerja.
"Kami minta tingkat kesejahteraan mereka diperhatikan, karena ini warga lokal yang perlu diberdayakan," ujar Setioko,dalam rapat dengar pendapat bersama OPD terkait pembangunan proyek CPO, Jumat (21/3).
Baca juga: Fraksi Nasdem DPRD Bontang Soroti Infrastruktur Minim di Bontang Lestari
Kata dia, warga lokal juga harus diberikan kesempatan yang sama dengan tenaga kerja skill.
"Kami wanti-wanti, jangan sampai kasus ini terulang kembali, seperti yang ada di Teluk Kadere, banyak karyawannya yang berhenti karena upah mereka terlalu murah," ujarnya.
Baca juga: Anggota DPRD Bontang Sidak Lahan CPO Segendis
Jika belajar dari perusahaan besar GPK, saya ingatkan betul, jangan sampai tenaga kerja dari luar (China).
"Kami berharap mohon dipantau, kesejahteraan mereka jangan sampai terbengkalai, karena mereka juga punya hak untuk mendapatkan kesejahteraan," ujarnya. (adv)

