19 Juni 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Suhut Minta Perumahan Nelayan di Bontang Lestari Segera Diberikan Penerangan


Suhut Minta Perumahan Nelayan di Bontang Lestari Segera Diberikan Penerangan
Suhut Harianto saat memimpin Rapat Dengar Pendapat membahas rumah khusus nelayan bersama instansi terkait (EKSPOSKaltim/Endar)

EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Bontang, Suhut Harianto, meminta kepada OPD terkait untuk memberikan penerangan di perumahan nelayan Kelurahan Bontang Lestari, seiring minimnya penerangan di daerah itu.

"Kita ingin ada penerangan di perumahan nelayan. Jangan sampai anak mereka tidak mampu belajar saat malam hari karena minimnya penerangan," kata Suhut dalam rapat, Senin (11/3/2019).

Baca juga: Produksi Ayam Kaltim Sudah Memenuhi 95 Persen Kebutuhan Pasar Lokal

Suhud menilai, pembangunan perumahan khusus nelayan sebanyak 50 unit tersebut, seharusnya tidak menimbulkan masalah apalagi fasilitas perumahannya, sehingga masyarakat betah untuk menempati.

"Kita minta pihak PLN dan OPD terkait untuk merealisasikan, agar hal ini tidak menimbulkan masalah," ujarnya.

Sementara, pihak PLN, Inggit Ramadani, mengatakan soal penerangan sebanyak 50 unit rumah sudah direalisasikan melalui kontraktor.

"Kami hanya sebatas menyambungkan, untuk instalasi bukan kewenangan kami. Kalau untuk instalasi ke rumah warga itu ada di kewenangan kontraktor," ujarnya.

Sementara itu, pihak Perkim, mengaku penerangan sebanyak 50 unit di perumahan nelayan sudah terealisasi, hanya hanya ada pihak yang tidak bertanggung jawab yang sengaja mengambil material listriknya.

Baca juga: Ubayya Sambut Baik Bontang Jadi Tuan Rumah Jambore Pemuda Daerah

"Kemarin saat terima, semua sudah menyala, hanya saja banyak warga juga yang usil sehingga merusak jaringan instalasi," kata Edy Ronting.

Edy mengaku akan menganggarkan kembali agar warga di sana dapat menikmati penerangan.

"Tahun ini kami anggarkan kembali untuk fasilitas penerangan, agar warga di sana dapat menikmati. Yang jelas setelah itu terealisasi pembayaran listriknya dibebankan ke warga," ujarnya.(adv)

Reporter : Endar    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0