EKSPOSKALTIM.com, Bontang- Saat membuka pelatihan BPNT di Gedung Auditorium 3 Dimensi, Jalan Awang Long, beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-P3M) Kota Bontang, Abdu Safa Muha menegaskan, kesiapannya mensukseskan program peralihan dari bantuan pangan tunai (Rastra) ke bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kota Bontang.
Saat ini, kata Safa Muha, penyaluran BPNT di Kota Bontang telah terealisasi hingga 90 persen, dari 5.725 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Bontang.
“Program peralihan bantuan sejauh ini berjalan baik, capaiannya juga sudah 90 persen,” kata Safa Muha, Senin, 10 September 2018.
Baca Juga: BPNT Segera Diberlakukan, Dinsos P3M Bontang Ingatkan Masyarakat Soal Ini
Dijelaskan, Program BPNT diluncurkan sebagai upaya menyalurkan bantuan pangan, yang selama ini direalisasikan melalui program raskin. Agar prinsip 6T (tepat waktu, tepat jumlah, tepat sasaran, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi) dapat terpenuhi.
Saat ini pihaknya juga tengah memetakan persoalan 10 persen KPM yang belum menggunakan dana BPNT, untuk dicarikan soslusi. Sehingga pada batas waktu yang telah ditetapkan pada 25 September 2018 mendatang, seluruh penerima manfaat bisa menggunakannya.
“Jika 10 persen ini tidak tersalurkan, maka anggarannya dikembalikan ke pusat,” ujarnya.
Beberapa persoalan yang menghambat realisasi ini juga akan dikoordinasikan bersama Bank BNI cabang Bontang, selaku penyalur dana BPNT.
Sebab dari laporan penerima, ada beberapa yang saldonya masih kosong, e-wallet tidak ada, gagal teransaksi, lupa PIN, hingga kartu hilang dan belum masuk database .
“Sedikitnya ada 267 KPM yang tengah kami petakan, agar seluruh persoalannya segera diseleseikan,” jelasnya.
Baca Juga: Rumah Singgah Bontang Rawat Orang Tua Tersesat Asal Semarang
Sebelumnya, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-P3M) Kota Bontang, bekerjasama dengan Bank Indonesia, menggelar Training Of Trainers (TOT) dan Training Of Beneficiaries (TOB) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kota Bontang, Jumat pagi (3/8/2018).
Diikuti ratusan peserta dari perwakilan Kecamatan, Kelurahan, PPKS, TKSK, Pendamping PKH, Pendamping Kube dan Pekerja Sosial di lingkup Dinsos Kota Bontang.
Diharapkan, saat diberlakukannya BPNT nantinya, penerima manfaat tidak lagi antre mangambil beras Rastra di Kelurahan. Cukup menunjukkan kartu (seperti kartu ATM) untuk ditukar dengan beras dan telur di e-warung yang telah ditunjuk. (Adv)

