EKSPOSKALTIM, Bontang - Sejak bergabung di salah satu komunitas motor yang ada di Kota Bontang pada 6 tahun yang lalu, Astin Yulnasrifah mengaku telah merasakan berbagai keseruan dan mendapat nilai positif atas keterlibatannya di dunia bikers (nama pengendara di komunitas motor,red), berbeda dengan yang selama ini ia dengar terkait pandangan negative masyarakat tentang komunitas motor bila dilihat dari satu sisi atau satu sudut pandang saja.
Wakil Ketua Xeoners Kota Taman (Xekota) ini menuturkan, bergabungnya ia di komunitas motor tersebut bukan hanya atas kemauannya, akan tetapi berkat dorongan dan support sang suamilah yang juga merupakan salah satu anggota komunitas tersebut membuat ia bersemangat dalam menggeluti hobinya ini.
“Alhamdulillah dengan kepercayaan yang diberikan oleh suami dan keluarga besar saya untuk ikut bergabung di komunitas motor, membuat saya tetap berdiri tegak dibawah naungan Xekota dan All Bikers Kota Bontang walaupun di Komunitas itu hanya saya yang perempuan,,” ujar perempuan kelahiran Bontang 27 tahun silam ini. Minggu (12/6/2016)
Sejak menggeluti hobinya sebagai penakluk aspal, ibu dari Anastasya Bunga lestari (8) dan Sinar Kasih Aprilia(4) ini telah berpetualang jauh hingga keluar daerah Kalimantan Timur. Hal tersebut dapat dilihat dari sejumlah pengalaman touringnya dari tahun 2010 hingga saat ini.
Ditahun 2010 saja, wanita yang akrab disapa mama muda (mamud) purple (ungu) ini telah menjelajahi daerah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Dan di tahun 2014, ia mengarungi panjangnya rute aspal di 3 kota yakni Surabaya, Malang, Bali. Terakhir di tahun 2015, ia pun didapuk untuk menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) dan Jambore Nasional (Jamnas) Xeoners Indonesia di Jakarta.
“Kalau bicara soal berpetualang (touring,red), Alhamdulillah saya sudah bisa dibilang keliling Indonesia walaupun belum semuanya saya datangi. Yang jelas saya bangga, karena berkat komunitas saya bisa keliling pulau membawa nama Kota Bontang,” terang alumni lulusan Smanda pada tahun 2008.
Disisi lain, Mamud Purple ini pun berharap di Kota Bontang ada satu wadah yang bisa mengakomodir para ladies bikers di Bontang. Sebab menurutnya, jika bicara soal komunitas motor di Bontang sudah terbilang banyak.
“Ya kalau bicara harapan, saya berharap di Bontang ini ada satu wadah yang bisa ditempati bernaung untuk para ladies Bikers, agar masyarakat bisa membedakan mana ladies komunitas dan mana Ladies cabe-cabean yang kerap ikut dalam balapan liar yang tidak jelas,”pungkasnya.(*)

