EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat (DSP3M) Kota Bontang, resmi meluncurkan Rumah Singgah bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Taman, julukan Bontang.
Rumah singgah tersebut diberi nama "Taman Lestari", acara peresmian dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Kepala DSP3M Bontang, Abdul Safa Muha, di Jalan Parikesit, RT 12, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (7/2/2018) siang tadi.
Dalam laporannya, Kepala DSP3M kota Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan, Rumah Singgah Taman Lestari tersebut telah difungsikan sejak akhir 2017 lalu, hanya saja baru diresmikan lantaran terkendala anggaran. Dengan adanya rumah singgah itu, diharapkan nantinya mampu membantu masyarakat yang berstatus PMKS.
Baca: Ngerik! 74 Peluru Bersarang di Kepala Orangutan
"Jadi kalau ada korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan juga pengamen anak-anak yang terlantar dijalanan, bisa ditangani disini. Terkecuali orang dengan gangguan jiwa karena sudah ada tempatnya sendiri" ujarnya.
Sambung dia, di rumah singgah tersebut, klien binaan nantinya akan mendapatkan tahapan-tahapan penanganan, berupa pembinaan yang langsung dilakukan oleh petugas Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Bontang.
"Kita harapkan ini dapat membantu program masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesejahteraan hidup masyarakat," tandasnya.
Baca: Dishub Kaltim: Taksi Online Yang Ketangkap 3 Kali Akan Diblokir
Sementara itu, dalam sambutannya Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan rasa syukur karena telah terbangun sarana rumah singgah itu. Ia berharap dengan adanya fasilitas tersebut mampu berfungsi dengan baik, sehingga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat.
"Ini menjadi salah satu upaya pemerintah kota Bontang dalam mengurangi permasalahan sosial di Kota Bontang. Melalui kerja sama lintas sektor bersama Dandim, Polres, Kementerian Agama, dan Tokoh Agama, mampu memberikan keseimbangan intelektual, spiritual dan emosional," jelasnya. (adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: VIDEO: Sabu Seberat 43,4 Gram Asal Kaltim Gagal Beredar di Bone
ekspos tv
VIDEO: Kisruh Pilkada Bone, Umar-Madeng Lapor KPU ke Polisi
ekspos tv
VIDEO: Tanpa Dihadiri Ketua dan Bendahara, DPC Hanura Bontang Jalani Verifikasi Faktual
ekspos tv

