PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

GELAR KUNJUNGAN, WALIKOTA BONTANG BERANG MELIHAT KONDISI WISATA BERAS BASAH

Home Berita Gelar Kunjungan, Walikota ...

GELAR KUNJUNGAN, WALIKOTA BONTANG BERANG MELIHAT KONDISI WISATA BERAS BASAH
Walikota Bontang, Neni Moerniaeni (Memakai Baju Hijau). Foto : Ismail

EKSPOSKALTIM, Bontang – Sebagai salah satu destinasi wisata Kota Bontang, kebersihan serta penataan Beras Basah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bontang agar Beras Basah nantinya mampu menghasilkan PAD yang cukup signifikan dengan banyaknya wisatawan lokal maupun wisatawan luar yang datang berkunjung ke tempat wisata ini.

Namun Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni merasa kecewa melihat kondisi pantai pasir putih Beras Basah yang banyak ditemukan sampah berserakan dan tenda-tenda yang kembali berdiri, saat Neni melakukan kunjungan bersama wakilnya Basri Rase, serta rombongan dari instansi pemerintahan dan Kodim 0908 Bontang. Sabtu (28/5/2016)

Walikota Bontang mengatakan perlu adanya penataan ulang pulau Beras Basah, apabila ingin menjadi destinasi wisata para pelancong.

“Dibiar-biarkan selama lima tahun ya seperti ini. Lebih baik di tata ulang, kalau kita ingin jadi destinasi wisata," ungkap Neni, disela-sela kunjungannya. 

Lanjut Neni, demi menjadikan beras basah ini salah satu objek wisata yang dapat membantu pemerintah Kota Bontang dalam menarik wisatawan lokal maupun non lokal, maka penataan ulang menjadi hal yang sangat dipandang perlu untuk dilakukan. 

“Kalau kita ingin menjadikan bangunan ini permanen, tidak apa – apa, tapi harus di tata dengan baik dan harus ada pengelolanya. Pengelolanya sendiri harus dari satgas yang kita bentuk,” pungkasnya 

Sementara itu, Wawali Kota Bontang Basri menekankan agar penggunaan Beras Basah tidak melenceng dari norma atau aturan yang ada. Dan jika hal itu terjadi, maka pihaknya tak segan untuk  menutup tempat wisata ini. 

“Saya menghimbau, khususnya bagi para pengelola atau yang menjadikan beras basah ini mata pencaharian, jangan sampai ada laporan beras basah ini digunakan untuk hal yang tidak diinginkan, seperti berjudi, minum–minuman keras, sampai para remaja melakukan hal yang tidak patut mereka lakukan. Dan jika terdengar, maka kami akan langsung menutup pantai beras basah ini," tukas Basri. 

Ia menjelaskan, jika penggunaan destinasi wisata Beras Basah sarat akan pelanggaran maka hal itu dapat berakibat pemberian sanksi kepada pemerintah Bontang, apabila pemerintah pusat secara tiba – tiba datang untuk melihat kelayakan pantai beras basah ini sebagai objek wisata.

"Bukan hanya beras basahnya saja, tapi pemerintah Kota Bontang juga akan kena Sanksi. Maka untuk mencegah hal tersebut, kami akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang akan membantu menertibkan bangunan, maupun pengunjung yang ada di beras basah ini, untuk menghindari hal–hal seperti tadi, minum- minuman keras, remaja–remaja yang melakukan hal yang seharusnya mereka tidak lakukan, sampai hal – hal kecil seperti kebersihan dan perawatan pantai pasir putih beras basah ini,” pungkasnya (*)


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :