EKSPOSKALTIM, Mahulu – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DINKESPPKB) Kabupaten Mahulu kembali menggelar pengobatan katarak mata gratis.
Puluhan warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Long Apari dan Kecamatan Long Pahangai menyambut antusias kegiatan tersebut.
Pengobatan katarak tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kesehatan DINKESPPKB Mahulu Magdalena Long mengatakan, digelar pada 4 hingga 5 Agustus lalu, di Kampung Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari.
Kata Magdalena, warga di dua Kecamatan tersebut sangat antusias mengikuti program tahunan DINKESPPKB Mahulu itu. Sebab, pada 2017 ini, kedua mata penderita katarak bisa diobati. Selain itu, kegiatan ini tidak dipungut biaya, alias gratis.
“Pengobatan katarak itu hanya bisa dilakukan satu mata saja dalam setahun. Jadi, tahun ini sudah bisa diobati kedua mata penderita katarak. Karena mata sebelahnya sudah diobati tahun kemarin (2016),” katanya kepada media ini, Kamis (10/8).
Bekerjasama dengan BKMOM Provinsi Kaltim, dia menjelaskan, pengobatan katarak mendatangkan dokter spesialis dari Samarinda.
Sebab, menurutnya, belum ada dokter spesialis mata di Mahulu. Terdekat dari Mahulu, dokter spesialis mata hanya ada di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Samarinda.
“Sangat tidak memungkinkan jika warga harus berobat kesana (Kubar atau Samarinda). Karena sangat jauh dan butuh biaya yang cukup besar,” jelas perempuan berperawakan gemuk itu.
Dia melanjutkan, tercatat, ada 24 pasien penderita katarak yang mengikuti kegiatan tersebut. “Rata-rata usia pengidap katarak di sana (Kecamatan Long Apari dan Kecamatan Long Pahangai, Red), di atas lima puluh tahun,” lanjutnya.
Dia menambahkan, pengobatan katarak di Kecamatan Long Apari adalah yang pertama di 2017.
Sedangkan yang kedua bakal digelar pada November mendatang, meliputi tiga Kecamatan di Mahulu, yakni; Long Bagun, Long Laham dan Long Hubung.
“Yang kedua akan dilaksanakan di Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun,” tandasnya. (adv)

