PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Raih Nilai Sempurna Ujian Nasional di Tengah Keterbatasan Sekolah

Home Berita Raih Nilai Sempurna Ujian ...

Raih Nilai Sempurna Ujian Nasional di Tengah Keterbatasan Sekolah
Dari kiri) Kepala SD 008 Mamahak Ilir Leonardus Lidah, Yohanes Rizky Gideon dan Imelda Mebang saat ditemui di Kampung Mamahak Ilir, Kecamatan Long Bagun.

EKSPOSKALTIM, Mahulu – Meski sarana dan prasarana pendidikan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) masih banyak kekurangan, namun hal itu bukan menjadi kendala untuk meraih prestasi. 

Seperti yang dialami Yohanes Rizky Gideon. Di tengah pembangunan sekolahnya dulu, SD 008 Mamahak Ilir, dia berhasil meraih nilai sempurna pada Ujian Nasional (UN) tingkat SD 2017.

Ditemui di kampung halamannya, Kampung Mamahak Ilir, Kecamatan Long Bagun, Yohanes mengatakan, ia meraih nilai sempurna pada mata pelajaran matematika. Capaian tersebut adalah yang terbaik se-Kabupaten Mahulu.

“Dari dulu, saya memang suka pelajaran Matematika ketimbang pelajaran lainnya,” kata bungsu dari pasangan Gabriel Liq Bang dan Imelda Mebang kepada Ekspos Kaltim, Selasa (8/8) lalu.

Berhasil meraih nilai maksimal pada UN tinggkat SD 2017, dia melanjutkan, hal itu bakal menjadi motivasi untuk meraih cita-cita besarnya. “Saya akan terus belajar, karena saya ingin jadi Presiden,” lanjut pelajar kelas VII SMP Long Bagun, Mamahak Besar itu.

Keberhasilan tersebut, tidak terlepas dari peran Ibunda Yohanes, Imelda. Menurut Imelda, kedisiplinan dalam mendidik anak adalah kunci sukses agar anak-anak bisa meraih prestasi.

Imelda pun memberikan sedikit contoh bagaimana ia mendidik anaknya itu. Siang sepulang sekolah, katanya, Yohanes sudah harus belajar. Sore hari adalah waktu untuk Yohanes bermain. Sedangkan malam harinya, Yohanes harus belajar lagi.

“Hal itu saya lakukan agar anak-anak saya bisa mendapatkan hal yang lebih ketimbang hanya sekolah. Saya pernah bilang ke anak saya, kalau yang lain bisa rangking satu, masa kamu enggak bisa,” aku Ibu dua anak itu.

Sementara itu, Kepala SD 008 Mamahak Ilir Leonardus Lidah menerangkan, semasa sekolah Yohanes memang terkenal sebagai anak yang pintar. Sejak bersekolah di SD 008 pada kelas III, kata Leo, sapaan akrabnya, Yohanes tidak pernah absen mendapatkan rangking.

“Dia (Yohanes) pindahan dari Samarinda.” kata Kepala Sekolah itu. “Hanya sekali saja rangking dua, saat masih semester I kelas III. Sisanya, rangking satu terus,” sambungnya.

Keberhasilan Yohanes pada UN tingkat SD lalu, diakui Leo, tidak terlepas dari kerja keras para pengajar SD 008 Mamahak Ilir. Saat itu, tiga bulan sebelum UN, belajar-mengajar di SD-nya ditingkatkan. Waktu bimbingan belajar (Bimbel) terus digiatkan. Meski saat itu mendapat tentangan dari para orangtua murid.

Dia bercerita, pernah SD 008 Mamahak Ilir di demo orangtua murid, hanya gara-gara menambah jam bimbel. Namun, setelah diberi penjelasan mengenai maksud dan tujuan penambahan waktu bimbel tersebut, emosional orangtua mampu diredam.

“Orangtua murid marah, kenapa yang biasanya anak-anaknya pulang siang, kok sekarang jadi sore. Tapi setelah kami jelaskan penambahan bimbel agar anak-anak bisa meraih hasil terbaik pada UN, mereka bisa terima. Meskipun ada kesepakatan kalau waktu bimbel harus di potong, dari yang tadinya satu setengah jam, menjadi satu jam. Karena di sini, masih ada anak-anak yang harus membantu orangtuanya bekerja,” ceritanya.

Selain itu, Leo menambahkan, minimnya fasilitas yang dimiliki SD 008 Mamahak Ilir menjadi tantangan dalam proses belajar-mengajar di sekolahnya.

“Buku-buku disini masih banyak yang kurang. Jadi, materi-materi bimbel UN kemarin, kami download di SMP. Karena cuma di SMP yang ada wifi. Sementara jaringan internet di sini belum ada,” tandasnya. (adv)


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%75%25%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :