PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Anjungan Kaltim Harus Mampu Tampilkan Pesona Daerah

Home Berita Anjungan Kaltim Harus Mam ...

Anjungan Kaltim Harus Mampu Tampilkan Pesona Daerah
Rumah lamin dari suku Dayak Kenyah sebagai bangunan induk di anjungan Kaltim Taman Mini Indonesia Indah. (dok wikimapia.org)

EKSPOSKALTIM, Samarinda- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Yahya Anja meminta agar anjungan milik Kaltim di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta mampu tampil memikat agar kunjungan pariwisata daerah ikut meningkat.  

Sejauh ini Anjungan Kaltim menampilkan rumah lamin dari suku Dayak Kenyah sebagai bangunan induk, lumbung padi (kerangking), tempat menyimpan mayat (lungun), bangunan panggung, dan sejumlah patung suku Dayak Bahau.

Keberadaan TMII di ibukota negara itu adalah aset yang harus dijaga eksistensinya. “Untuk itulah kami memonitor kondisi anjungan. Ini pun monitoring lanjutan dari kegiatan sebelumnya untuk memastikan eksistensinya tetap terjaga,” ungkap Yahya di Kantor Penghubung Kaltim di Jakarta belum lama ini.  

Pertemuan yang diterima Kepala Badan Penghubung Provinsi Kaltim H Thamrin dan Kabag Promosi Anjungan Kaltim Novarita tersebut juga membahas renovasi beberapa sudut anjungan yang nilai pengerjaannya mencapai Rp 1,5 miliar.  

Menanggapi hal itu, anggota komisi IV Rita Artaty Barito yang turut hadir dalam pertemuan mengatakan renovasi mencakup perbaikan atap gedung yang memang membutuhkan biaya cukup besar.

“Kedepan jika renovasi selesai dan anjungan bisa berjalan optimal saya berharap promosi daerah bisa digencarkan lebih baik lagi," jelas dia.

Santer beredar kabar jika setiap kabupaten kota di Kaltim berminat mengirimkan perwakilan daerah untuk melakukan promosi wisata perlu direspon cepat oleh Dinas Pariwisata setempat, kata Rita. "Agar kabupaten kota untuk menugaskan satu orang perwakilannya," jelasnya. 

Perwakilan yang ada di anjungan Kaltim selama ini, menurut Rita juga sebaiknya ditingkatkan kemampuannya, bahasa asing misalnya. 

Hal itu agar wisatawan asing yang datang ke anjungan Kaltim dapat berinteraksi dan berkomunikasi secara maksimal. Sementara soal perbaikan atau renovasi memang sangat dibutuhkan mengingat setiap bangunan yang ada saat ini dianggap jauh dari estetika.  

“Makanya direnovasi untuk mengembalikan ke bentuk semula sesuai arsitektur tradisional Kalimantan Timur. Namun memang pengerjaannya bertahap mengingat Kaltim dalam kondisi defisit,” sebutnya.

Pertemuan juga diikuti oleh Ketua Komisi IV Rusman Ya’qub, Sekretaris Komisi Sandra Puspa Dewi, Wakil Ketua DPRD Kaltim Andi Faisyal Assegaf dan Henry P Tandi Payung serta anggota lain M Adam, Siti Qomariah, Siti Fatimah Alaydrus, Hermanto Kewot, Gunawarman dan Rusianto.(adv)


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :